Ada Minuman Mengandung Narkoba Beredar di Tempat Hiburan Malam, BPOM Banten Tengah Menelusuri

BERBAGI

SERANG, BCO – Sebuah minuman yang dikenal dengan nama “Blue Safir” tengah disoroti Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Banten. Minuman tersebut banyak beredar di sejumlah tempat hiburan malam di wilayah Banten terutama Tangerang, dan diduga memiliki efek yang hampir sama dengan narkoba jenis ekstasi.

“Kalau untuk laporan resmi ke kami sih memang belum ada, tapi kami memang sedang menelusuri informasi tersebut,” kata Kepala BPOM Provinsi Banten M Kashuri, Senin 26 September 2016.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, minuman Blue Safir ini awalnya dijual oleh salah satu tempat karaoke di Tangerang Selatan. Blue Safir dijual dengan kemasan botol berukuran kecil yang harganya berkisar antara Rp 500.000 hingga Rp 800.000 per botol.

Dalam perkembangannya, Blue Safir hampir bisa didapat di semua tempat hiburan malam di daerah Tangerang Selatan. Nama yang umum dipakai untuk menyebut minuman tersebut, selain Blue Safir adalah “Snow White” dan “Red Top”.

Wartawan berhasil mewawancarai salah seorang yang mengaku mengonsumsi minuman tersebut beberapa kali. Ia mengungkapkan, Blue Safir dan sejenisnya tidak dijual secara terang-terangan. Ada cara tertentu yang telah disepakati di beberapa tempat hiburan malam untuk bisa membeli minuman itu.

“Misalnya di tempat saya biasanya datang, itu ada satu orang yang terima pesanan. Kalau enggak lewat dia, barang itu enggak ada atau enggak bisa keluar. Tapi, orang itu juga selektif. Kalau misalnya kamu baru mau beli, harus sama orang yang sudah kenal dulu, baru bisa,” kata seseorang yang telah mencoba minuman tersebut.

Modus penjualannya pun bermacam-macam. Ada yang mengemasnya serupa dengan botol air mineral kemasan, ada juga yang membuat botol kemasan sendiri tanpa ada tulisan apapun. Soal konsumen minuman itu sangat beragam. (*)

Sumber: kompas.com