Settia

Berkas Dugaan Pelanggaran WH di Teluk Naga Dilimpahkan ke Panwaskab Tangerang

BERBAGI

SERANG, BCO – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Banten, Pramono U Tanthowi mengakui pihaknya telah merima laporan dugaan pelanggaran yang dilakukan Calon Gubernur Banten Wahidin Halim, ihwal keterlibatannya dalam pemanfaatan program pemerintah untuk kepentingan kampanye pada kegiatan Pesta Nelayan di Tanjung Pasir, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, beberapa waktu lalu.

Namun untuk penanganannya sementara ini diserahkan kepada Panwas Kabupaten Tangerang.

Hal tersebut dilakukan Bawaslu Banten untuk lebih mudah melakukan investigasi dan pemeriksaan orang-orang yang terlibat dalam dugaan kasus pelanggaran Pilgub Banten kali ini.

Diakui Pramono, saat ini Bawaslu Banten sudah tahu terkait kejadian yang terjadi di Teluk Naga tersebut, namun dirinya belum mau memberikan simpulan, karena proses pemeriksaan dan pengumpulan keterangan dari semua pihak sedang dilakukan.

“Sebenarnya kita sudah tahu, tapi kita ingin pastikan dulu kebenaran peristiwa itu, sekarang kan kita baru dapat laporan dari sebelah pihak saja,” ujar Pramono kepada saat dihubungi via telepon, Jumat 4 November 2016.

Pelimpahan penanganan kepada Panwaskab Tangerang dimaksudkan juga untuk lebih dekat dengan tempat kejadian dan pemanggilan saksi dan terlapor bisa lebih cepat.

“Rencananya Panwas Kabupaten Tangerang yang akan melakukan penanganan, berkas sudah kita limpahkan, kan mereka yang lebih dekat dengan tempat kejadian dan pastinya tahu lebih jelasnya, saat ini Panwas Kabupaten Tangerang kita suruh untuk mencari keterangan sebanyak-banyaknya,” imbuhnya.

Sementara terkait dilaporkannya mantan Walikota Tangerang tersebut ke Bawaslu, Ketua Tim Kampanye Pasangan Wahidin Halim dan Andika Hazrumy, Ebi Djauhari mengaku belum mengetahui jika ada pelaporan tersebut.

“Saya belum dapat laporannya,” ujarnya singkat. (*)

Settia