Settia

Elektabilitas di Survey Hanya 4,4%, Golkar Tetap Usulkan Andika Hazrumy Jadi Calon Gubernur Banten

BERBAGI

SERANG, BCO – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Banten resmi mengusung anak kandung mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Andika Hazrumy untuk maju pada Pemilihan Gubernur Banten 2017.

Kendati elektabilitas dari hasil survey jeblok, yakni hanya meraih 4,4%, sepertinya Andika yang kini menjabat sebagai anggota DPR RI itu merasa percaya diri, untuk bisa kembali meraih tahta Banten Satu yang sempat terlepas dari genggaman keluarganya, karena kasus korupsi ibunda.

Andika diketahui terpilih setelah mengalahkan tiga calon lainnya, yakni Tubagus Hairul Jaman, Tantowi Yahya, dan Madrowi, pada rapat pleno diperluas DPD I Golkar Banten yang digelar di Kota Serang. Ini juga berdasarkan rekomendasi terbanyak DPD II Golkar tingkat kabupaten/kota.

“Dari delapan DPD II, tujuh DPD II memilih Andika untuk maju sebagai calon Gubernur Banten. Hanya Kota Serang yang tidak mendukung, karena Kota Serang mengusung Pak Jaman,” ujar Ketua DPD Partai Golkar Banten Ratu Tatu Chasanah, Rabu 8 Juni 2016.

Settia

Tatu yang kini menjabat sebagai Bupati Serang menjelaskan, setelah ditetapkannya Andika Hazrumy, keputusan ini nantinya akan dikirim ke DPP Partai Golkar untuk menggodok hingga keluar surat keputusan yang ditandatangani oleh Setya Novanto, selaku ketua umum partai berlambang pohon beringin tersebut.

“Ini sudah ditunggu secepatnya sama Tim Bappilu (Badan Pengendali Pemenangan Pemilu) di DPP, kalau keputusan resmi dari DPP kita belum tahu kapannya, yang jelas kita akan berupaya memenangkan suara Golkar di Pilgub Banten nanti,” jelasnya.

Sementara Andika mengaku optimis bahwa DPP Golkar akan menyetujui hasil rekomendasi DPD I Golkar Banten terkait pencalonan dirinya di Pilgub Banten 2017 mendatang.

Ia juga meminta dukungan seutuhnya dari seluruh kader Partai Golkar dan sayap partai dalam pencalonannya nanti.

“Nanti mekanisme selanjutnya seperti apa diserahkan kepadai partai. Nanti akan digodok di DPP Golkar. Sambil menunggu keputusan DPP, saya mohon doa restu dan dukungan dari keluarga besar Golkar,” tegasnya. (*)