Hujan Diprediksi Masih Terjadi Beberapa Hari Kedepan, Masyarakat Harus Tenang

BERBAGI

SERANG, BCO – Bencana banjir bandang yang menerjang sekitar kawasan wisata Pantai Carita Minggu 24 Juli 2016 malam kemarin dan menewaskan 4 orang, membuat Jalan Raya Labuan – Cilegon lumpuh.

Kondisi tersebut disebabkan banyak faktor alam diantaranya adalah intensitas curah hujan yang tinggi serta gelombang laut yang tinggi oleh kencangnya tiupan angin.

Dijelaskan Prakirawan Stasiun Metereologi Kelas 1 Serang, Rofikoh L. Y, kecepatan angin pada saat kejadian mencapai 20 KM/jam. Hal tersebut dipicu karena adanya tekanan rendah di Samudera Hindia sebelah Barat Sumatera Barat dan Barat Daya Banten.

Kelembaban udara yang tinggi di sebagian besar wilayah di Indonesia, juga turut mendukung proses pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut.

“Padahal saat ini di wilayah Banten dan sebagian besar wilayah Indonesia masih dalam musim kemarau, tetapi memang kemarau saat ini termasuk ke dalam musim kemarau basah yang intensitas hujannya tinggi,” ujar Rofikoh kepada wartawan.

Kondisi tersebut juga diperparah oleh efek Lanina dari Samudra Pasifik yang mengarah ke Barat Daya Banten, dan kondisi ini menurut Rofikoh masih akan berlangsung dua hingga tiga hari kedepan.

“Hujan disertai angin dan petir diperkirakan akan terjadi sampai beberapa hari kedepan, di wilayah Banten Selatan, tetapi dengan intensitas yang tidak terlalu tinggi,” imbuhnya.

Sementara untuk tinggi gelombang di sekitar Perairan Carita hingga Selatan Banten, BMKG Kelas 1 Serang memperkirakan mencapai ketinggian 1,5 meter hingga 2,5 meter, sehingga nelayan dihimbau tidak dulu melaut.

“Tinggi gelombang saat ini mencapai 1,5 hingga 2,5 meter, diharapkan nelayan tidak dulu melaut karena cuaca ekstrim bisa terjadi kapan saja, karena intensitas hujan masih terkonsentrasi di Perairan Selat Sunda bagian Barat,” jelasnya.

Rofikoh mengimbau masyarakat tidak perlu panik karena prakiraan cuaca yang bakal terjadi wilayah tersebut, tidak se extrim yang terjadi pada Minggu malam lalu. (*)