Settia

JB Membelot, Wahidin Halim: Politik itu Indah, Tantangan itu Nikmat

BERBAGI

SERANG, BCO – Usai mantan Bupati Lebak Mulyadi Jayabaya (JB) membelot ke kubu Rano – Embay, sejumlah pihak menilai bahwa kekuatan pasangan WH – Andika mengalami guncangan hebat dan akan melemah menghadapi Pilgub Banten mendatang.

Namun di media sosial beredar tulisan yang menjadi tanggapan dari bakal calon gubernur Banten Wahidin Halim, yang menunjukkan ketenangan dan kedewasaan dalam berpolitik, khususnya menyikapi politisi kutu loncat dan pragmatis seperti Jayabaya.

Berikut isi tulisan Wahidin Halim yang beredar di medsos;

*Warga Banten Yang Terhormat;*

*Dan Para Pendukung/­Simpatisan/Jaringan/­Relawan WH-ANDIKA dimanapun berada yang saya cintai;*

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Merespon perkembangan politik di Pilgub Banten harus tetap menggunakan akal yang sehat, pikiran yang jernih, dan hati yang bersih dalam bingkai etika atau Ahlakul Karimah.

Termasuk situasi terakhir soal berbagai isu dukung mendukung para tokoh, maupun manuver-manuver lawan, atau kemungkinan-kemungki­nan lain yang muncul, tetap, harus dihadapi dengan kesabaran. Politik itu seni, jadi jangan disikapi dengan pusing apalagi harus panik. Bahkan tantangan pun harus dinikmati.

Selama perjalanan hidup dan karir saya sampai sekarang, terlebih dalam berpolitik, saya menilai tantangan itu nikmat. Tentu, tanpa harus menggoyahkan keimanan kita sebagai seorang muslim. Semua agama mengajarkan bahwa menjadi pemimpin itu amanah, maka harus satu kata dengan perbuatan.

Termasuk “nawaitu” saya menjadi Gubernur Banten, Insha Allah, bukan sekedar berlomba di Pilgub mengejar jabatan, tapi memiliki tekad untuk memberi manfaat bagi rakyat Banten. _”Khoirunnaas Anfa’uhum Linnaas”_ bahwa sebaik-baiknya manusia adalah yang memberi manfaat bagi manusia lainnya, begitu kata Nabi Muhammad SAW.

Tentu, ini harus menjadi pedoman kita dimanapun. Hari ini dan ke depan, akan banyak lagi kemungkinan-kemungki­nan yang muncul serta manuver-manuver dari lawan.

Berpolitik itu seperti main catur, saat lawan bermanuver kita harus sabar menunggu. Begitupun ketika perwira hilang, maka kita harus mengoptimalkan peran pion-pion dan seterusnya. Jangan pusing, jangan panik. Sebab politik itu indah, politik itu seni dan tantangan itu nikmat.

Tetap semangat, teruslah berbuat dan berjuang sampai ujung waktu. Semoga Allah SWT. Senantiasa memberi kita kekuatan untuk merubah kondisi Banten menjadi lebih baik, lebih maju, dan lebih sejahtera. _Amin Ya Rabbal Alamin!_

_Wassalamu’alaikum Wr. Wb._ _*AyoBersatuBangunBa­nten!*_

*H. WAHIDIN HALIM*

Settia