Settia

Komite Persiapan Pembentukan Daerah Istimewa Banten Wilayah Pandeglang Dideklarasikan

BERBAGI

CILEGON, BCO – Gagasan pemuda untuk membentuk Daerah Istimewa Banten (DIB) semakin menguat, hal tersebut seperti yang dikatakan oleh Isbatullah, salah seorang penggagas dan juga pelopor dari pemuda untuk dibentuknya DIB. Isbatullah beserta rekan-rekan penggagas DIB telah melakukan komunikasi dengan pemuda di Provinsi Banten.

Settia

“Alhamdulillah pada hari Minggu, 23 Agustus 2015, bertempat di Saung Fitri Saketi Kabupaten Pandeglang, kami bersama Komunitas Nalar Pandeglang berdiskusi dan mendeklarasikan koordinator komite persiapan pembentukan Daerah Istimewa Banten, untuk di wilayah Pandeglang. Kami menunjuk Asep Saeful seorang guru yg progresif, salah satu penggagas kongres pertama mahasiswa Banten Indonesia, mantan ketua Kumpulan Mahasiswa Pandeglang-Bandung, yang kebetulan saat ini memimpin Komunitas Nalar Pandeglang,” kata Isbatullah, Kamis, 27 Agustus 2015.

Selain itu, IsbatullahDI BANTEN 2 juga mengatakan dalam waktu dekat ini, akan segera mendeklarasikan Koordinator Wilayah (korwil) Serang Raya dan Lebak sebagai komite pembentukan DIB.

“Insya Allah dalam waktu dekat kami juga akan mendeklarasikan korwil Serang Raya dan Lebak sebagai komite persiapan pembentukan Daerah Istimewa Banten. Kita akan terus melakukan pencerahan pada komunitas di seluruh Banten, dimulai dari kalangan muda, karena dalam sejarah, hanya kaum mudalah yang bisa diharapkan memimpin perubahan besar dan mencatatkan sejarah baru,” katanya.

Isbatullah juga menegaskan, dirinya akan terus melakukan komunikasi dengan kamunitas pemuda di seluruh Daerah Provinsi Banten, serta akan terus memberikan informasi terkait dengan gagasan pembentukan DIB.

“Tahap awal kita akan terus mendiskusikan gagasan DIB di komunitas-komunitas muda. Tahap diseminasi gagasan lewat diskusi, sosialisasi melalui spanduk, stiker, dan kaos. Mungkin kita membutuhkan waktu kurang lebih setahun untuk tahap diseminasi gagasan ini. Semoga hal ini menjadi trigger , sehingga harapan kita akan tumbuh gelombang gerakan yang terus membesar,” tegas Isbatullah. (*)