Settia

KPU dan Bawaslu Banten Kompak Nyatakan Pengunduran Diri Dimyati – Yemmelia Belum Sah

BERBAGI

SERANG, BCO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banten hingga kini belum memutuskan terkait pengajuan pengunduran diri yang dilakukan Bakal Calon Gubernur Banten dari jalur perseorangan, Achmad Dimyati Natakusumah – Yemmelia beberapa waktu lalu.

Dengan alasan sensitifitas isu yang mungkin bisa saja memicu gejolak di masyarakat, Ketua KPU Banten, Agus Supriyatna mengatakan, keputusan terkait pengunduran diri Dimyati – Yemmelia tersebut akan dikonsultasikan dengan KPU RI.

Settia

“Kita tidak mau berandai-andai dulu. Mengenai suratnya, kita akan konsultasikan dulu ke KPU RI,” kata Agus.

Saat ini, pasangan Dimyati – Yemmelia masih diikutsertakan dalam proses tahapan Pilkada Banten, yang pada pekan depan akan memasuki masa perbaikan syarat dukungan.

“Kita masih mengikutkan Pak Dimyati dan Bu Yemmelia dalam tahapan, karena mereka belum sah mngundurkan diri, terkait nanti perbaikan syarat dukungan pasangan Dimyati dan Yemmelia masih bisa memperbaiki kekurangannya dua kali lipat,” jelas Agus.

Sementara Koordinator Divisi Pengawasan, Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Banten, Eka Satialaksmana, menegaskan bahwa pengunduran diri Dimyati – Yemmelia dari tapahan Pemilukada Banten, belum sah. Karena menurutnya, dalam aturan PKPU tidak pernah dikatakan calon, namun pasangan bakal calon, sementara dalam surat yang dikirimkan Leader Official (LO), 13 September 2016 lalu, yang menandatangani surat pengunduran diri tersebut hanya Dimyati saja.

“Kan jelas dalam bahasa undang-undangnya juga, pasangan bakal calon ketika penyerahan dukungan dan ditetapkan sebagai bakal calon juga Pak Dimyati tidak sendiri namun dengan Bu Yemmelia, ini otomatis jika ingin mengundurkan diri harus berdua yang tanda tangan,” ungkap Eka.

Ditambahkan Eka, dirinya pun ingin mendapat penjelasan dari KPU terkait sikapnya menanggapi surat pengunduran diri Dimyati tersebut.

“Segera kami akan minta statement KPU terkait surat tersebut, bagaimana sikapnya,” tegasnya. (*)