Settia

PDIP Kembali Gunakan Jargon Salam Dua Jari untuk Rano – Embay

BERBAGI

SERANG, BCO – Berniat ingin mengulang kesuksesan di Pilpres 2014 lalu, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akan kembali menggunakan jargon salam dua jari untuk mengkampanyekan pasangan Rano Karno – Embay Mulya Syarief, di Pilgub Banten 2017 ini.

Setelah ditetapkan bernomor urut 2 oleh KPUD Banten, Selasa 25 Oktober 2016, pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Banten Rano Karno dan Embay Mulya Syarief akan menggunakan jargon salam dua jari yang digunakan Presiden Jokowi untuk memenangkan Pilpres 2014 silam.

Dijelaskan calon gubernur, Rano Karno dirinya bersyukur mendapatkan nomor urut dua dari hasil pengundian yang dilakukan KPUD Banten di Hotel Marbella. Pasalnya menurut petahana, dengan nomor urut dua pihaknya bisa lebih gampang membuat kemasan kampanye.

“Salam dua jari lebih gampang membuat kemasan kampanye. Salam dua jari lebih gampang kan, orang-orang sudah banyak yang ingat, selain itu kemasan campaign juga bisa lebih bagus,” ujar Rano usai mengikuti pleno penetapan nomor urut pasangan calon di Hotel Marbella.

Hal senada juga disampaikan Ketua DPRD Banten dari PDIP, Asep Rahmatullah. Menurutnya, nomor urut dua yang ditetapkan KPU Banten untuk Rano – Embay tersebut merupakan ekspektasi dirinya dan sebagian relawan RK.

Menurutnya angka dua itu merupakan anugerah bagi pasangan yang diusung PDIP, PPP dan NasDem ini.

“Dan syukur alhamdulillah atas doa saya kepada Allah SWT, nomor urut dua yang kita dapat, karena artinya nomor dua itu santun, dan untuk kemudahan masyarakat untuk melakukan pencoblosan,” ujarnya.

Sementara itu fungsionaris PDIP lainnya, Ali Soero mengatakan, bahwa dirinya tidak kaget RK mendapatkan nomor dua tersebut, karena sebelumnya ia telah mempunyai perasaan jagoannya akan mendapatkan urutan sama dengan Presiden Jokowi saat Pilpres itu.

“Nomor dua, rata-rata relawan tadi juga mengatakan sudah feeling dapat nomor urut itu, saya juga sudah berintuisi, pokoknya salam dua jari, makna nomor dua itu kan banyak, bisa jadi victory atau kemenangan, istilahnya vini, vidi vici,” ungkapnya. (*)

Settia