Settia

Polda Sebut Banjir Lumpur di Carita Akibat Pembalakkan Liar di Kawasan Taman Hutan Raya

BERBAGI

SERANG, BCO – Kapolda Banten Brigjen Pol Ahmad Dofiri, mensinyalir asal material longsoran yang dibawa banjir bandang di Carita pada Minggu 24 Juli 2016 lalu, diduga berasal dari kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Banten.

Hal itu disebabkan maraknya aktifitas ilegal loging yang terjadi di hutan yang saat ini dikelola tiga instansi, yaitu Tahura, Balitbang dan Perhutani itu.

“Tim sudah kita terjunkan kemarin, mereka sudah naik sampai atas untuk melakukan penyelidikan-penyeli¬≠dikan dan meminta keterangan dari warga apakah longsoran terkait dengan kegiatan pembalakkan liar dan lain sebagainya,” tegas Ahmad Dofiri yang juga ikut membantu membersihkan lumpur akibat banjir bandang di Carita, Senin kemarin.

Brigjen Ahmad Dofiri menyebutkan ada tiga titik longsoran di Tahura yang sedang diselidiki apa penyebabnya?

Settia

Pihaknya telah memberikan instruksi kepada Direktorat Reserse Kriminal (Direskrim) Polda Banten untuk mengusut tuntas penyebab terjadinya longsoran tanah yang menyebabkan terjadinya banjir bandang.

“Saya sudah instruksikan agar secepatnya mencari penyebab tanah longsor yang terjadi kemarin,” jelas Ahmad Dofiri usai acara halal bihalal bersama awak media, Selasa 26 Juli 2016. (*)