Settia

Gerombolan Pemotor Menebar Teror di Kota Serang, Satu Anggota Club Motor Tewas

BERBAGI

SERANG, BCO – Sekelompok orang tak dikenal yang diperkirakan berjumlah 20 orang, melakukan aksi teror di jalanan Kota Serang pada Sabtu malah 11 Juni 2016 hingga Minggu dini hari 12 Juni 2016.

Belum diketahui motif dari teror tersebut, hanya saja yang menjadi target teror kali ini adalah sejumlah club motor yang biasa nongkrong di jalanan Ibu Kota Provinsi Banten itu. Akibatnya, satu orang anggota club motor dikabarkan tewas dan puluhan orang mengalami luka-luka.

Seorang warga yang tewas dalam kejadian tersebut bernama Aden Inca Rizki (18) remaja asal Cikupa Tangerang yang merupakan anggota Suzuki Satria F Club Tangerang yang saat kejadian tengah kopi darat dengan sesama anggota SSFC chapter Serang dan Cilegon. Korban tewas usai menjalani perawatan intensif di UGD RS Dr. Drajat Prawiranegara Serang.

Menurut saksi mata mengungkapkan, peristiwa teror dilakukan gerombolan pria berbadan tegap yang datang menggunakan sepeda motor, dan langsung menendang semua motor yang berada di jalanan Kota Serang. Para pelaku yang menggunakan jaket, helm dan masker itu, berteriak-teriak agar kegiatan para bikers untuk membubarkan diri.

Sementara berdasarkan broadcast yang beredar luas, peristiwa penyerangan kelompok tak dikenal kepada club motor terjadi di beberapa tempat, seperti di Stadion Maulana Yusuf dan RS Militer Kencana Kota Serang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian itu berawal pada Sabtu 11 Juni 2016 pukul 23.35 WIB saat sekelompok orang tak dikenal yang diperkirakan berjumlah 20.

Saat tiba di kawasan Stadion Ciceri Kota Serang, gerombolan misterius tersebut tiba-tiba menyerang club motor yang sedang duduk-duduk memakai benda seperti kayu, rantai, obeng, linggis dan alat lainnya serta menendang motor yang terparkir di sekitar lokasi.

Selanjutnya, pada hari Minggu 12 Juni 2016 sekitar pukul 00.05 WIB sekelompok pengendara sepeda motor yang di duga orang yang sama menyerang  dan memukul club motor yang sedang parkir di simpang empat Pasar Induk Rau, Jalan KH. Abdul Latif, Kota Serang.

Kemudian sekitar pukul 00.15 WIB di hari yang sama, sekelompok pengendara sepeda motor menyerang dan memukul club motor yang sedang parkir di depan Toko Syahla Bag Collection, Jalan A. Yani, Kelurahan Cipare, Kota Serang.

Penyerangan tersebut tetap berlanjut, pada sekitar pukul 00.25 WIB, sekelompok pengendara sepeda motor tak dikenal menyerang dan memukul club motor yang sedang parkir di depan Bank BJB Syariah, Jalan A. Yani, Kelurahan Cipare, Kota Serang. Lalu pada pukul 00.35 WIB penyerangan terhadap club motor kembali terjadi, tepatnya di depan toko Arena Funiture Pulau Indah, Jalan Veteran, Kota Serang.

Peristiwa teror tersebut diketahui setelah broadcast blackberry massanger menyebar luas di kalangan masyarakat. Kejadian tersebut juga dibenarkan oleh aparat kepolisian dari Polres Serang.

“Masih dalam lidik,” kata Kapolres Serang, AKBP Nunung Syaefudin, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.

Salah satu aparat kepolisian di Polres Serang yang enggan disebutkan namanya juga membenarkan jika aksi terror tersebut sempat dilaporkan ke Polres Serang.

“Memang semalam banyak yang mau laporan. Kondisi para korban cukup mengkhawatirkan, jadi kita arahkan untuk berobat dulu,” ujarnya kepada wartawan. (*)