Settia

TPI di Kabupaten Serang Akan Dikelola Mandiri oleh Nelayan

BERBAGI

SERANG, BCO – Wakil Bupati Serang, Pandji Tirtayasa, saat hadir di acara deklarasi Koalisi Nelayan Banten menegaskan, Pemerintah Daerah akan mencarikan solusi untuk meningkatkan kembali taraf hidup masyarakat nelayan.

Sejumlah kebijakan akan dibuat, diantaranya akan menyerahkan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) kepada masyarakat untuk dikelola mandiri, selain itu pihaknya juga akan menginisiasi koperasi untuk membantu modal melaut sehingga peran tengkulak bisa diminimalisir.

“Di 12 TPI yang ada di Kabupaten Serang, kita akan mendirikan koperasi agar tidak ada tengkulak yang bermain harga. Kasihan para petani seharian menangkap ikan namun di hargai dengan murah,” ucap Pandji, di TPI Desa Lontar, Kecamatan Tirtayasa, Senin 15 Agustus 2016.

Terkait penanggulangan masalah kerusakan ekosistem laut, Pandji juga menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menerima permohonan rekomendasi ijin baru tentang penambang pasir laut, dan ini berlaku pula pada pengusaha tambang yang akan memperpanjang surat ijin.

”Kami pemerintah kabupaten tidak akan memberikan rekomendasi atas ijin apapun terkait kegiatan penambangan ini, karena bukan saja merusak habitat namun juga berimbas pada penghasilan nelayan yang kian merosot setiap harinya,” tuturnya.

Sementara Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Serang, Budi Mulyono menjelaskan, bahwa pihaknya akan mengelola ekosistem pesisir pantai sesuai Undang-undang Nomor 27 tahun 2007 tentang pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil.

Hal ini akan menjadi prioritas bagi Pemerintah Kabupaten Serang di tahun-tahun yang akan datang.

“Masyarakat pun harus bekerjasama dengan pemerintah provinsi dan pusat. Biasanya kami kesulitan lahan saat ingin menanam pohon mangrove, karena biasanya pemilik tanah sulit untuk memberikan ijin saat mau ditanami,” tuturnya. (*)

Settia