Angkutan Nikel PT Indoferro Selalu Mengotori Jalan, Dampaknya Berdebu dan Licin

BERBAGI

CILEGON, BCO – Aktifitas angkutan bahan baku produksi PT Indoferro kembali mengotori badan Jalan Lingkar Selatan (JLS) di Ciwandan.

Lebih dari seminggu tumpahan material tanah nikel dibiarkan mengotori badan jalan dari depan pos pintu masuk PT Indoferro sampai ke badan jalan Jalan Raya Anyer – Ciwandan, tepatnya pintu masuk Pelabuhan Pelindo II Banten.

Warga setempat, Yuda mengatakan ulah PT Indoferro mengotori jalan sudah sering terjadi. Bahkan kini akibat jalanan kotor dan licin tersebut, akses jalan JLS ditutup untuk kendaraan lain, hanya digunakan oleh kendaraan khusus angkutan PT Indoferro.

Jalur Jalan Lingkar Selatan (JLS) pun akhirnya menggunakan satu badan jalan hingga pintu gerbang JLS Ciwandan.

“Sejak banyak tumpahan tanah itu. Jalan dari arah Cilegon – Ciwandan, kemudian masuk ke jalur sebelahnya,” kata Yuda kepada BCO, Rabu 21 September 2016.

Sementara itu Kepala Kepolisian Kawasan Kepelabuhan Banten, AKP David Candra menilai, tanah nikel yang juga mengotori badan jalan di depan kantornya tersebut jika dibiarkan membahayakan pengendara.

“Oh Iya, itu sangat membahayakan, itukan tanah bahan produksi pabrik,” kata David singkat. (*)