Settia

Bangunan Liar yang Akan Digusur Pemkot Cilegon, Tidak Ada Ganti Rugi

BERBAGI

CILEGON, BCO – Walikota Cilegon Tb Iman Ariyadi belum bisa memastikan memberikan uang ganti rugi kepada pemilik rumah di sepanjang pinggiran rel kereta api di Cikuasa Pantai, Kecamatan Grogol. Hal tersebut dikarenakan tidak ada dasar hukum, serta bangunan liar milik warga menempati tanah milik PT Kereta Api Indonesia (KAI).

“Saya sebenarnya ingin saja memberikan santunan, tapi kan pemerintah tidak bisa begitu saja menggelontorkan dana. Saya sudah bicarakan kepada Kejaksaan Negeri, jika disetujui maka Kejari bisa mengeluarkan fatwa yang membolehkan pemerintah mengeluarkan uang untuk warga,” kata Iman di ruang kerjanya, kemarin.

Lebih lanjut dikatakan Iman, pembongkaran akan tetap dilaksanakan meski tanpa ada ganti rugi. Hal tersebut sebenarnya tidak ada tanggungjawab dari pemerintah, karena warga juga menempati lahan yang bukan miliknya.

“Jika Kejari mengeluarkan fatwa, bisa saja kita cari dana ngambil dari pos mana saja. Tapi jika tidak ada fatwa, kita bisa kena audit BPK nantinya,” kata Iman.

Iman menegaskan, rencana penertiban ini sudah siap dilaksanakan setelah adanya rapat koordinasi gabungan dari Kepolisian dan TNI yang dipimpin langsung oleh Walikota Cilegon, Kamis 4 Agustus 2016.

Settia

Meskipun banyak penolakan dari warga dan sejumlah aktivis LSM, Iman yakin penertiban tersebut sudah sesuai dengan prosedur. (*)