Settia

Bayi Telantar Dirawat di ICU RSUD Cilegon Tanpa Mendapatkan Perhatian Pemerintah

BERBAGI

CILEGON, BCO – Sudah genap seminggu, seorang bayi Kasih Aprelia Putri (4 bulan) mendapatkan perawatan khusus di ruang ICU RSUD Cilegon. Bayi yang ditelantarkan oleh orangtuanya dan diasuh oleh Safrudin, warga Anyer Kabupaten Serang tersebut juga korban kekerasan fisik pada anak.

Hingga saat ini Kasih masih mendapatkan penanganan serius dengan sejumlah penyakit komplikasi seperti infeksi pernafasan, TBC akut, masalah gagal pertumbuhan, cacat fisik, dan sekujur tubuh terdapat bekas luka akibat penganiayaan.

Settia

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Cilegon Puji Rahayu mengatakan Bayi Kasi sudah genap 7 hari di rawat di RSUD Kota Cilegon. Bayi yang ditelantarkan sejak usia satu bulan itu pun kini menggunakan fasilitas BPJS.

“Sudah hampir satu minggu, sama sekali belum ada perhatian dari pemerintah. Baik dari kabupaten Serang, karena kasih tinggal di anyer ataupun dari pihak lainnya. BPJS pun LPA yang mengusahakan,” kata Puji kepada Berita Cilegon Online, Senin 3 Agustus 2015

Dikatakan Puji, pihaknya minggu pagi 2 Agustus 2015, LPA Cilegon melakukan penggalangan dana di Car Free Day kota Cilegon. Sekitar Rp 2 juta berhasil terkumpul dari pengunjung car free day.

“Hingga saat ini kondisi bayi masih dalam keadaan lemah di ruang ICU RSUD Cilegon. Riwayat hidupnya menyedihkan, perlu bantuan dari berbagai pihak,” kata Puji.

Jika anda ingin membantu biaya perawatan bayi Kasih bisa menyumbangkan ke no rekening BCA 2951949070 atas nama Puji Rahayu. (*)