Settia

Wilayah Banjir di Anyer Gelap Gulita

BERBAGI

ANYER, BCO –┬áPLN Area Anyer Ciwandan memadamkan aliran listrik di rumah-rumah warga yang terkena banjir di wilayah Kecamatan Anyar, Senin malam ini 25 Juli 2016.

Akibat pemadaman tersebut, korban banjir yang sengaja bermukim di jalanan depan rumah-rumah mereka untuk menjaga barang-barang berharganya, terpaksa harus gelap-gelapan.

“Ya tadi menurut PLN khawatir ada konsleting listrik, jadi dimatikan sementara. Termasuk jalan kecamatan juga gelap,” ujar Camat Anyar, Khairil Anwar, melalui telepon genggamnya.

Menurut Camat, jika aliran listrik tetap dibiarkan tersambung, sedangkan ada kabel yang tidak terbungkus, maka hal itu akan berbahaya pada warga yang ada di dalam rumah.

Ia menjelaskan, koordinasi dengan pihak PLN menyarankan untuk pemadaman sementara.

“Sementara saja, mudah-mudahan besok sudah bisa nyala lagi,” kata Khairil.

Kendati begitu Camat Anyar mengakui tidak ada bantuan fasilitas penerangan berupa genset atau lampu-lampu minyak.

Settia

“Tidak ada bantuan penerangan, semoga masyarakat bersabar,” ujarnya.

Pantauan BCO, selain membuat tenda-tenda darurat di jalanan depan rumah yang terendam, sebagian warga juga mengungsi di masjid dan mushola terdekat, yang tidak terendam banjir.

“Kondisinya udah surut, korban banjir banyak mengungsi ke tempat saudara dan tetangganya. Kalau sarana pengungsian yang besar, ada tenda disini di kantor kecamatan,” tegas Khairil.

Sementara, meski kondisi sebagian wilayah Kecamatan Anyar saat ini gelap gulita, namun petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan elemen masyarakat tetap siap siaga untuk mengantisipasi evakuasi jika terjadi banjir susulan. (*)