Settia

Diduga Cabuli Muridnya, Guru Ngaji di Cibeber Ditangkap Polres Cilegon

BERBAGI

CILEGON, BCO – Warga lingkungan Pakisaji, Kelurahan Bulakan, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Rohmat (36), yang juga merupakan seorang guru ngaji, ditangkap oleh jajaran Polres Cilegon, Kamis 17 Maret 2016.

Guru ngaji yang satu ini bukan mendapatkan tuduhan teroris, melainkan diduga melakukan perbuatan hina yakni tindakan asusila terhadap murid perempuannya, NA (11), seorang anak di bawah umur.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Cilegon Ipda Heni Pancawati mengatakan, tersangka ditangkap berdasarkan laporan dari korban dan keluarganya belum lama ini.

Korban sempat menceritakan perbuatan cabul gurunya itu kepada orang tuanya.

“Awalnya orang tua korban itu curiga, anaknya sudah sebulan tidak mau ngaji. Alasannya, takut dengan tersangka. Setelah ditanya orang tuanya, barulah korban mengaku,” ujar Ipda Heni.

Unit PPA Polres Cilegon sudah melakukan pemeriksaan saksi orang tua dan korban.

Settia

“Hari pertama kita mintai keterangan orang tua korban, lalu besoknya korban dan keesokannya lagi barulah tersangka kita tangkap saat dia sedang menghadiri hajatan kerabatnya,” kata Ipda Heni.

Dijelaskan, bahwa tersangka memiliki tiga murid mengaji. Selain NA, dua diantaranya yakni anak laki-laki yang biasa belajar mengaji selepas Isya.

Tersangka biasa mengajari muridnya di sebuah bangunan yang disebut sebagai villa, tak jauh dari kediamannya.

Menurut laporan korban, Ipda Heni menambahkan, perbuatan cabul guru ngajinya itu dilakukan sudah 3 kali.

“Saat dua muridnya itu pergi membeli permen, tersangka lalu memeluk korban, dengan alasan biar badannya (korban) hangat dan memasukkan jarinya ke alat kemaluan korban. Itu dilakukan sampai tiga kali, di waktu yang berbeda,” terangnya. (*)