Settia

Dinkes Cilegon Dirikan Rumah Tunggu Kelahiran di 4 Kecamatan

BERBAGI

CILEGON, BCO – Sebagai upaya untuk mengatasi tingginya angka kematian ibu dan anak di Kota Cilegon, Dinas Kesehatan Kota Cilegon mendirikan Rumat Tunggu Kelahiran (RTK). RTK didirikan di 4 kecamatan diantaranya Cilegon, Cibeber, Ciwandan, dan Pulomerak.

Kasi Kesehatan Ibu dan Anak Dinkes Cilegon Novia Fitriyawati menjelaskan, RTK didirikan untuk antisipasi masalah kesehatan saat melahirkan. Dimana Dinkes menyewa rumah yang akan berdekatan dengan fasilitas kesehatan di setiap kecamatan.

“Saat Ibu sudah memasuki waktu jelang melahirkan, ibu akan masuk ke dalam RTK sampai melahirkan atau saat merasa aman setelah melahirkan,” kata Novi saat melakukan sosialisasi RTK di Kecamatan Jombang, Jumat 15 April 2016.

Dikatakan Novi, RTK diharapkan menjadi solusi bagi ibu hamil yang tinggal di daerah yang minim fasilitas transportasi dan jauh dari fasilitas kesehatan, sehingga saat terjadi masalah saat melahirkan, segera mendapatkan pertolongan dari tenaga medis.

“Banyak kendala yang terjadi dengan alasan tidak ada kendaraan ke rumah sakit, akhirnya lari ke dukun. Sehingga jika ada masalah gangguan kesehatan tidak segera mendapatkan pertolongan medis,” kata Novi.

Settia

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Cilegon, angka kematian ibu dan anak masih cukup tinggi, yaitu kematian ibu mencapai 15 kasus, bayi meninggal dalam kandungan 46 kasus, bayi meninggal baru lahir 76 kasus, kematian bayi di bawah usia 1 tahun 23 kasus, dan kematian balita 13 kasus. (*)