Settia

Dituding Gelapkan Uang, Anggota Siap Laporkan Ketua Koperasi Gema Sejahtera ke Polisi

BERBAGI

GEREM, BCO – Diduga gelapkan uang Koperasi Gema Sejahtera sebesar Rp1,6 Miliar, ketua koperasi itu siap dilaporkan keranah hukum. Dugaan penggelapan uang Koperasi Gema Sejahtera yang terletak di Jalan Raya Cilegon KM 5, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol itu muncul lantaran 527 anggota koperasinya tidak mendapatkan sisa hasil usaha (SHU) dan tidak bisa mengambil uangnya yang telah di simpan di koperasi. Setiap bulan anggota wajib membayar iuran sebesar Rp5.000 ke koprasi.

Anggota Koperasi Gema Sejahtera, Nana Supriatna mengatakan, sejak tahun 2009 hingga 2014 anggota koperasi tidak pernah di ajak rapat anggota tahunan (RAT), bahkan juga tidak transparan dengan uang yang ada saat ini.

“Dulu saat saya sebagai ketua koperasi Gema Sejahtera setiap anggota mendapatkan SHU sebanyak 150 persen, yaitu Rp1,5 juta. Tapi setelah saya lengser pada 2008 dan saya jadi anggota tidak pernah mendapatkan SHU sepeser pun. Makanya itu saya kira ada uang yang di gelapkan oleh Ketua,” kata Nana, Minggu 20 September 2015.

Dijelaskan Nana, setiap anggota pun tidak pernah bisa mengambil uangnya yang telah disimpan di koperasi. Sedangkan dalam satu bulan, satu anggota pasti membayar iuran sebanyak Rp.5 Ribu ke koprasi.

Settia

“Sudah hampir setahun hal ini saya adukan ke pihak kelurahan, tapi hingga saat ini tetap saja ketua koperasi susah ditemui sampai SHU dan uang simpanan anggota tidak bisa di keluarkan. Makanya saya akan mencoba maju ke ranah hukum,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Koperasi Gema Sejahtera, Zainal mengelak bahwa hak anggota tidak diberikan. Menurutnya pemberiaan dilakukan secara bertahap. Hingga sekarang sudah 80 persen semua hak anggota diberikan.

“Semua hak anggota koperasi dikasih kang, sudah 80 persen hak anggota koperasi saya bagikan. Jadi tinggal sedikit lagi dan ini akan saya lakukan secara perlahan,” ujarnya. (*)