Jaringan Pipa Gas PT PGN di Cilegon Tak Berkoordinasi dengan Pemerintah

BERBAGI

CILEGON, BCO – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) sejak tahun 2015 lalu tengah serius membidik Kota Cilegon untuk pengembangan jaringan pipa gas bumi. Belum lama ini, jaringan pipa gas bumi PGN telah dipasang di sejumlah titik di Kecamatan Jombang.

Namun ternyata kegiatan pemasangan pipa gas bumi yang dilakukan oleh PGN tersebut tidak pernah dikoordinasikan dengan Pemerintah Kota Cilegon khususnya Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop). Selain itu juga kegiatan yang berpotensi menimbulkan dampak lingkungan itu juga tidak pernah disosialisasikan kepada masyarakat.

Kepala Bidang Tambang dan Energi Disperindagkop Cilegon, Benny Joenoes menegaskan, bahwa pihaknya tidak tahu dan tidak pernah menerima laporan sama sekali terkait adanya pemasangan pipa gas bumi yang dilakukan oleh PGN di Kota Cilegon.

“PGN tidak ada koordinasi sama sekali dengan kita (Disperindagkop), harusnya kan itu lapor terhadap kita dan sosialisasi kepada masyarakat setempat, bahwa di wilayah Jombang akan ada pemasangan pipa gas. Sama sekali tidak pernah,” ujar Benny di kantornya, Kamis 3 Maret 2016.

Benny juga menyebutkan bahwa pihaknya akan segera melakukan pemanggilan terhadap manajemen PGN, untuk dimintai keterangan perihal pemasangan jaringan gas bumi di Cilegon ini.

“Tidak ada pemberitahuan sama sekali, kita akan secepatnya memanggil pihak PGN sesuai perintah Kepala Dinas,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kota Cilegon pada Tahun 2016 ini, mendapatkan program dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian ESDM RI untuk pembangunan jaringan gas (jargas) bumi sambungan rumah tangga. Di Kota Cilegon sendiri diketahui ada dua perusahaan yang melakukan ekspansi dengan membangun jaringan pipa gas bumi, yakni PT PGN dan PT Pertagas Niaga (anak perusahaan PT Pertamina).

Pembangunan jargas untuk rumah tangga ini, bertujuan agar masyarakat mendapatkan energi yang bersih dan murah. Yang juga merupakan upaya pemerintah secara bertahap untuk mengganti penggunaan LPG oleh masyarakat sehingga beralih ke gas bumi. (*)