Settia

Karyawan Perumahan Metro Cilegon Dipecat Tanpa Pesangon yang Layak

BERBAGI

CILEGON, BCO – PT Perdana Gapura Prima selaku pengembang perumahan Metro Cilegon telah melakukan pemecatan (PHK) kepada 5 (lima) orang karyawannya yang telah bekerja puluhan tahun sebagai security.

Salah seorang karyawan, Wahyudi mengatakan, PHK yang dilakukan oleh pihak perusahaan tidak jelas. Selain pembayaran pesangon yang tidak sesuai, juga tidak ada surat PHK yang diberikan dari perusahaan.

“Sampai saat ini hanya secara lisan saja, perusahaan memberitahukan kalau saya sudah diberhentikan, tapi tidak ada kejelasan, selain itu pesangon yang saya terima juga tidak sesuai dengan lamanya saya bekerja,” kata Wahyudi kepada wartawan, Jumat 11 Maret 2016.

Wahyudi mengaku telah menanyakan perihal PHK tersebut kepada pihak manajemen perumahan Metro Cilegon, tetapi pihak manajemen terkesan lepas tangan dan tidak mau tahu tentang jumlah pesangon yang sudah diberikan.

Settia

“Saya baru saja menanyakan kejelasan pemecatan, tapi malah kaya yang lepas tangan. Katanya udah diserahkan semuanya kepada chief security, padahalkan seharusnya manajer HRD yang menyelesaikan dan memberikan perincian pesangon kepada kita,” ujar Wahyudi.

Sementara itu, Manajer HRD Perumahan Metro Cilegon, Asep Rahman, saat ditemui di kantornya mengatakan, hal terkait dengan uang pesangon untuk lima orang karyawan yang telah diberhentikan, semuanya telah diberikan kepada chief security.

Pihak HRD mengaku tidak tahu terkait dengan pembagian jumlah uang pesangon yang diberikan.

“Saya rasa jumlah uang pesangon sudah sesuai dengan masa kerja mereka disini. Kalau untuk pembagiannya saya serahkan kepada chief security disini,” katanya. (*)