Settia

Ketua Dewan Akui Menerima Keluhan PNS Cilegon yang Kecewa atas Hasil Mutasi/Promosi

BERBAGI

CILEGON – Pengumuman formasi jabatan eselon III dan IV Pemkot Cilegon hasil mutasi rotasi dan promosi di lingkungan Pemkot Cilegon kali ini, ternyata menimbulkan kekecewaan di kalangan ASN / PNS, yang berujung adanya tudingan bahwa Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Pemkot Cilegon tidak profesional dalam menempatkan pegawai sesuai dengan kompetensi dan rekam jejak setiap pegawai.

Kekecewaan yang tak terbendung banyak ditunjukkan oleh sebagian PNS, lewat tulisan di media sosial, bahkan ada juga yang membangun konsolidasi dengan mengadukan masalah ini kepada Ketua DPRD Cilegon. Seperti diakui salah seorang PNS, bahwa ada sekitar 40-an pegawai Pemkot Cilegon mendatangi kantor Ketua Dewan Fakih Usman untuk mengadukan masalah tersebut, pada Jumat malam Sabtu lalu, (13/1).

Saat dikonfirmasi, Ketua DPRD Cilegon, Fakih Usman Umar, mengatakan bahwa dirinya menerima keluhan dari para pegawai dalam kewenangannya sebagai legislatif.

Settia

“Ya kita mendengarkan keluhan dari siapapun. Ada aspirasi yang disampaikan itu hal biasa. Kan udah biasa dewan mendengarkan curhat dari masyarakat, termasuk dari pegawai,” ujar Fakih Usman saat berbincang santai dengan Fakta Banten, Senin (16/1).

Kendati demikian, Fakih mengaku tidak ingin mencampuri persoalan mutasi dan promosi jabatan di kalangan pegawai tersebut, yang sejatinya merupakan kewenangan Baperjakat Pemkot Cilegon.

“Itukan ranahnya dan kewenangan eksekutif. Kita percayakan saja tentu hasilnya sudah berdasarkan pertimbangan yang baik,” ungkap Fakih.

Kendati demikian, Fakih juga memaklumi jika ada pegawai yang merasa kecewa dengan kebijakan yang diambil Baperjakat dalam mutasi promosi kali ini.

“Sifatnya manusiawi kalau ada yang ingin promosi. Hal yang lumrah keinginan pegawai untuk mendapatkan karir lebih baik, dan tujuan mereka mulia yakni mengabdi untuk masyarakat,” jelas Politisi Partai Golkar ini.

Ketua Dewan juga mengaku bersepakat bahwa kedepan pertimbangan Baperjakat dalam hal mutasi dan promosi pegawai, salah satunya mempertimbangkan prestasi dan kearifan lokal.

“Kedepan kita akan dorong (pegawai) yang punya prestasi. Kan kasihan kalau mereka yang bagus-bagus kinerjanya itu tidak diakomodir oleh eksekutif,” tutup mantan Ketua Karang Taruna Kota Cilegon ini. (*)