Settia

Klaim Dapat Ijin Pemerintah, Kalyana Mitta Buka Tempat Dugem

BERBAGI

CILEGON, BCO – Kalyana Mitta salah satu hotel yang berlokasi di Kelurahan Jombang, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon yang sebelumnya hanya hotel kelas melati, uji ketangkasan (bilyrard) dan tempat karaoke terbuka. Saat ini sudah berubah total. Tempat tersebut sekarang beralih fungsi menjadi tempat hiburan malam Disc Joki (Dj) atau lebih di kenal dugem (dunia gemerlap) dan juga room karaoke.

Settia

Pihak KM mengklaim bahwa alih fungsi dan juga dibukanya tempat dugem di KM sudah mendapatkan ijin dari Pemkot Cilegon.

Hal tersebut dikatakan Oman, owner atau pemilik hotel dan tempat hiburan malam KM. Ia sudah menempuh ijin yang sudah ditetapkan oleh Pemkot Cilegon.

Terkait dengan alih fungsi tempat ini pihaknya mengklaim sudah mendapatkan ijin dari pemerintah, oleh karena itu tempat ini tidak pernah di permasalahkan oleh Pemkot Cilegon.

“Saya sudah menempuh ijin alih fungsi ini. Oleh karena itu selama ini tempat ini tidak pernah ada masalah,” kata Oman saat dikonfirmasi melalui telepon genggamnya, Selasa 24 November 2015.

Sementara itu, Suhaemi, salah seorang masyarakat sekitar mempertanyakan apakah memang Pemerintah Kota Cilegon ini sudah membuatkan atau mengijinkan ijin hiburan malam tersebut dengan di tuangkan menjadi Peraturan Walikota (Perwal) sehingga KM bisa membuka tempat dugem.

“Hotel itu belum lama ini banyak rame dikunjungi oleh pendatang yang terlihat anak baru gede (ABG) perempuan yang sering bulak-balik ke situ. Ternyata di dalamnya ada tempat dugemnya. Setahu saya tempat itu hanya hotel dan hiburannya juga hanya karaoke terbuka dan bilyard. Tapi sekarang kok beralih fungsi menjadi tempat dugem dan room karaoke,” ujarnya.

Menyikapi hal ini, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Aliansi Banten (GAB) Kota Cilegon Hamami angkat bicara dan mempertanyakan kebenarannya. Kalau hal tersebut dibiarkan Kota Cilegon ini, katanya, seolah pemerintah tutup mata dan diam.

Kalau dinas terkait diam, maka siapa yang bertanggung jawab, karena tempat hiburan di Kota Cilegon ini tidak pernah ada yang diberikan ijin buka tempat dugem.

“Apakah Pemerintah Kota Cilegon ini khususnya dinas terkait sudah memantau dan menanyakan ijinnya, kalau memang ada ijin dari mana yang di gunakan. Kalau tidak ada ijinnya, bagaimana tindakan Pemkot atau dinas terkait,” katanya. (*)