Settia

Lapak Judi Berkedok Pasar Malam Makin Marak di Kota Cilegon

BERBAGI

CILEGON, BCO – Perjudian yang berkedok pasar malam sepertinya makin tumbuh subur di Kota Cilegon saat ini.

Selain lapak judi yang berada di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kota Cilegon, perjudian yang berkedok pasar malam juga mulai eksis di Kecamatan Pulomerak. Diketahui ada dua lapak judi di Merak, yakni di lokasi Terminal Terpadu Merak (TTM) dan di eks tempat hiburan Batu Bolong.

Dari pantauan BCO, lapak judi itu dikemas seolah-olah ajang permainan anak-anak, karena tersedia komedi putar dan lainnya. Namun yang aneh adalah jam operasional tempat itu setiap malam, mereka baru mulai ramai sekitar pukul 21.00 Wib hingga pukul 01.00 Wib dinihari, bahkan terkadang juga beroperasi hingga menjelang adzan subuh.

Settia

Praktik perjudian ini populer disebut judi boling (bola gelinding). Sistem permainan judi ini sangat ringkas dan sederhana, yakni dengan cara menukarkan uang dengan koin atau kupon yang harganya bervariasi mulai dari Rp 500 sampai dengan ratusan ribu rupiah tergantung pembelinya mau membeli berapa banyak.

Setelah koin/kupon didapatkan, para pemain langsung meletakannya diatas angka yang telah di sediakan, kemudian baru bola di gelindingkan. Apabila angka yang dipasang tepat dengan bola yang menggelinding, maka pemain akan mendapatkan hadiah berupa satu pack rokok. Akan tetapi jika bola menggelinding tidak tepat sasaran pada angka yang dipasang, maka akan menguntungkan sang bandar penyelenggara judi boling itu.

Namun rokok yang didapat oleh para pemain itu bisa ditukarkan kembali dengan uang tunai sesuai dengan harga pasar, dan para pemain kemudian membeli koin/kupon kembali.

Diketahui, para pemain judi berasal dari berbagai kalangan mulai dari kalangan atas sampai kalangan ekonomi lemah. Bahkan yang memprihatinkan adalah oknum pegawai pemerintah dan aparat penegak hukum juga nampak aktif berada di lokasi, yang terkadang juga ikut bermain judi tersebut. (*)