Settia

Lurah Ramanuju akan Panggil Seluruh Pemilik Bedeng

BERBAGI

CILEGON, BCO – Kelurahan Ramanuju menggelar razia yustisi di Lingkungan Simpang Tiga, tepatnya di bedeng atau tempat kos di Rt 05 dan Rt 06, Rw 02, Rabu 8 Februari 2017.

Saat razia bersama Babinsa Kodim Cilegon dan Babinkantibmas Polsek Cilegon, bersama dengan Sekretaris Camat Purwakarta, Wawan Ikhwani, Lurah Ramanuju memberikan himbauan kepada setiap warga pendatang yang tinggal di wilayah kelurahannya untuk melapor kepada pihak Rt/Rw setempat.

Ketua Rt 05/Rw 02 Lingkungan Simpang Tiga, Rahmatulloh mengatakan, banyaknya keluhan dari masyarakat sekitar terhadap aktifitas para penghuni bedeng yang masih sering berkumpul hingga larut malam.

“Selama ini ada keluhan dari masyarakat, kegaduhan malam pasti. Selain itu juga disinyalir banyak warga pendatang yang memang tidak terdeteksi di lingkungan Rt. Mereka keluar masuk dua bulan, lalu kemudian berpindah tempat lagi. Makanya kami meminta kepada pihak kelurahan untuk melakukan razia, hal ini bisa dijadikan rutinitas, karena pemilik rumah (bedeng) agak kesulitan untuk diajak kerjasama oleh pihak Rt. Saya juga tidak bosan menyampaikan kepada pemilik kontrakan di lingkungan kami untuk dapat melaporkan 1×24 jam untuk warga yang tinggal di tempatnya,” kata ketua Rt 05 ini kepada wartawan.

Dari hasil razia yang dilakukan di Rt 05 dan Rt 06, Rw 02 Lingkungan Simpang Tiga tersebut, didapatkan sebanyak 15 orang yang tidak memiliki KTP Kelurahan Ramanuju dan masih banyak didapat warga yang tinggal di daerah tersebut belum melapor kepada pihak Rt dan Rw setempat.

Berdasarkan hal tersebut, Lurah Ramanuju, Amin Hidayat berjanji untuk terus melakukan himbauan kepada para pemilik bedeng dan tempat kost yang ada di wilayahnya, serta melakukan pembinaan kepada setiap warga yang ada di lingkungannya agar secepatnya melapor kepada pihak Rt dan Rw setempat.

“Memang ini program di kelurahan khususnya di trantib, insya Allah akan dilaksanakan setiap 3 bulan. Kita selalu sinergis dengan Rt/Rw untuk membina warga,” kata Amin.

Selain itu, Amin menegaskan, pihaknya akan memanggil dan mengimbau kepada para pemilik bedeng atau tempat kost yang ada di wilayah Kelurahan Ramanuju, agar selalu mengingatkan setiap orang yang akan menempati bedeng atau tempat kost untuk segera melapor kepada pihak Rt/Rw dan pihak kelurahan.

Settia

“Semua rata-rata tidak punya KTP (kelurahan) Ramanuju. (Dari hasil razia) ada 15 orang yang kami data. Dari Rt 5 sebanyak 8 orang, dan Rt 6 sebanyak 7 orang. Alasan mereka belum sempat mengurus (lapor ke Rt/Rw). Kami juga sudah menegur kepada pemilik bedeng agar memisahkan antara laki dan perempuan, harapan jangan di campur,” tegas Amin.

Sementara itu, Sekretaris Camat Purwakarta, Wawan Ikhwani yang ikut dalam operasi yustisi ini mengatakan, agar setiap warga dari luar Kota Cilegon yang ingin tinggal di wilayah Kota Cilegon untuk segera melapor kepada pihak Rt/Rw setempat sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Kota Cilegon nomor 14 tahun 2009 tentang penyelenggaraan administrasi kependudukan.

“Sementara ini kita lakukan pembinaan saja. Mudah-mudahan melalui operasi ini dapat menumbuhkan kesadaran warga dalam tertib administrasi, jangan mengabaikan aturan dari pemerintah daerah. Warga harus melapor saat ingin tinggal di Kota Cilegon, apalagi di Kelurahan Ramanuju ini basis pusat Kota Cilegon,” katanya. (*)