Settia

Masyarakat Bawa Gembok, Rantai dan Kertas Segel ke Ruang Ketua DPRD Cilegon

BERBAGI

CILEGON, BCO – Masyarakat Advokasi Transparansi Publik (MATP) Kota Cilegon mendatangi kantor DPRD Kota Cilegon untuk menanyakan bukti kebenaran atas pemberitaan di sejumlah media lokal, yang diduga ada sejumlah anggota dewan yang terindikasi positif narkoba.

Perwakilan masyarakat yang diketuai oleh Evi Silvi Hayz ini diterima oleh Ketua DPRD Kota Cilegn, Fakih Usman, Senin 25 April 2016.

Kedatangan Silvi dan sejumlah orang itu sempat memancing reaksi emosi dari Ketua DPRD Cilegon, lantaran mereka membawa gembok, rantai, dan kertas bertuliskan “Disegel Rakyat”.

Kepada MATP, Fakih Usman menegaskan, bahwa tes urine yang dilakukan beberapa waktu yang lalu kepada anggota DPRD, hasilnya negatif narkoba.

”Sebetulnya sudah selesai, karna ada anggota dewan sedang sakit dan lagi meminum obat saat tes urine. Adapun kalau minta tes urine ulang, itu harus ada anggaran kembali,” jelas Fakih.

Semetara itu, Evi Silvi selaku Ketua MATP mengatakan, dalam pemberitaan di media diketahui ada tujuh orang anggota DPRD dan staf sekretariat DPRD Cilegon yang terindikasi menggunakan narkoba.

”Saya sebagai kontrol sosial, kita akan kejar informasi dari wartawan yang memberitakan masalah tersebut. Dari mana mereka mengetahui tujuh orang itu, dan kita akan tanyakan kepada pihak BNN. Dan ini bentuk kepedulian kita sebagai masyarakat Kota Cilegon,” ungkapnya.

Lanjut Silvi, sebelumnya disebutkan ada 2 anggota dewan yang terindikasi narkoba, bahkan sekarang bertambah menjadi tujuh yang terindikasi positif, kemudian dikatakan negatif. Tentu wajar jika menimbulkan kecurigaan, dan siapapun masyarakat berhak menanyakan itu.

”Nama 7 orang tersebut saya sudah ada, tapi tetap kita harus konfirmasikan kepada pihak BNN benar atau tidaknya. Lagi-lagi kita juga harus menjaga kepentingan dan menjunjungi tinggi azas praduga tak bersalah, tetapi jika memang ada sesuatu yang membuat masyarakat resah sehingga menurunkan kepercayaan masyarakat yang akan merusak citra dan kehormatan serta martabat anggota DPRD Kota Cilegon, ya kita harus ungkap itu,” tegasnya. (*)

 

 

 

 

 

 

 
Sumber: bidikbanten.com