Settia

Nyaman di Indie Label, Roompoet Hijau Semakin Moncer

BERBAGI

CILEGON, BCO – Dengan makin gemerlapnya dunia musik Indonesia yang dikuasai​ oleh band produk major label, Roompoet Hijau tetap bertahan dan menikmati labelnya sebagai band indie.

Dibentuk pada 15 Januari 2007 silam, band yang mengusung genre musik reggae ini digawangi oleh Evi sebagai vocalis, Q’doy sebagai gitaris, Q’bo sebagai keyboardis, Oji sebagai bassis, dan Fitra sebagai drummer.

Meski banyak tawaran yang berdatangan dari major label, Band Roompoet Hijau tetap tampil konsisten sebagai band indie yang lahir dari putra daerah Menes, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.

“Sering ada tawaran dari major label. Intinya sih kita siap kemana aja buat kita. Tapi sampai saat ini masih nyaman dengan indie band,” kata Q’doy, usai live streaming bersama BCO di 0254 Coffee Shop Cilegon, Minggu 12 Maret 2017.

Di usianya yang telah 10 tahun ini, Roompoet Hijau telah mengeluarkan 2 album. Album single Dangdut Jamaica dan album single Think But Think.

Roompoet Hijau sebagai band indie tetap memiliki pecinta musik tersendiri dimana saat ini para fans Roompoet Hijau yang biasa disapa Roompoet Family sudah banyak tersebar di pulau Jawa.

“Kita sering sekali manggung ke luar Banten, bahkan pada 2016 kemarin kita manggung sampai ke Surabaya. Alhamdulillah, pecinta musik kami sudah banyak tersebar di pulau Jawa, kemarinnya juga ada yang menghubungi kami untuk manggung di luar pulau Jawa,” ujar Q’doy.

Roompoet Hijau sendiri menurut Q’doy diambil dari sebuah filosofi dimana rumput itu tidak pernah akan mati dengan berbagai musim dan selalu memberikan manfaat bagi kehidupan di sekitarnya.

“Filosofi pertama karena rumput itu tidak kenal musim, tidak mungkin mati. Jadi makna dari Roompoet sendiri kita filosofikan sebagai ruang karya seni, satu ruangan yang sama berkarya untuk Indonesia. Sedangkan Hijau itu untuk kelestarian dan kedamaian,” tutur Q’doy.

Sementara itu, Evi, Vokalis Roompoet Hijau mengatakan Penikmat musik reggae dari band indie Roompoet Hijau ini tampak dari video klip single Dangdut Jamaica, dimana sampai saat ini yang menonton video Roompoet Hijau yang diunggah ke Youtube hampir mencapai 2 juta penonton.

“Jangan bosan dengan Roompoet Hijau, terus ada di samping kami, kita semua sama. Tanpa kalian (Roompoet Family) kita tidak akan mungkin sampai bisa terkenal seperti saat ini,” kata Evi.

Bagi para fans Roompoet Hijau atau yang akrab disapa Roompoet Family dapat berinteraksi langsung dengan official, manajemen dan para personil Roompoet Hijau melalui akun Instagram @roompoet_hijau. (*)