Settia

Operasi Patuh Kalimaya 2016, Polres Cilegon: Kesadaran Masyarakat Sangat Rendah Dalam Lalu-Lintas

BERBAGI

CILEGON, BCO – Operasi Patuh Kalimaya 2016 yang digelar Polres Cilegon akhir-akhir ini, banyak menjaring para pelanggaran lalu-lintas, terutama pengendara kendaraan bermotor roda dua.

Menurut keterangan yang diberikan oleh Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Cilegon, AKP Rifki Seftrian, dari pelanggaran yang dilakukan oleh pengendara kendaraan bermotor roda dua, kebanyakan pengendara tidak membawa STNK saat berkendara.

“Pelanggaran kebanyakan tadi setelah kita cek ada yang tidak pakai helm, dan tidak melengkapi surat-surat, kebanyakan tidak membawa STNK,” Kata AKP Rifki Seftrian kepada wartawan.

Berdasarkan pantauan BCO, banyak pengendara kendaraan bermotor roda dua yang berbalik melawan arah saat mengetahui ada operasi yang dilakukan oleh Satlantas Polres Cilegon dan sangat berpotensi menyebabkan terjadinya kecelakaan.

Menanggapi hal tersebut, AKP Rifki Seftrian, mengatakan tingkat kesadaran masyarakat dalam berkendaraan masih sangat rendah, sehingga untuk meminimalisir dan mengantisipasi resiko kecelakaan yang diakibatkan oleh pengendara roda dua yang berbalik arah melawan arus, Satlantas Polres Cilegon melakukan hunting sistem.

“Mengantisipasi¬†terjadinya kecelakaan yang diakibatkan oleh pengendara roda dua yang berbalik arah karena tahu ada operasi, maka dilakukan juga hunting sistem, dengan cara dijalan kita patroli jika ada pelanggaran langsung kita tindak tegas,” ujarnya.

Selain itu, dengan digelarnya Operasi Patuh Kalimaya 2016 yang dilaksanakan sejak tanggal 16 – 29 Mei, AKP Rifki berharap kedepannya masyarakat dapat peduli dengan keselamatannya sendiri dan lebih mentaati peraturan lalu lintas yang ada.

“Untuk tingkat kesadaran masyarakat dengan jumlah tilang yang masih banyak, membuktikan masih terlalu rendah. Kita harapkan masyarakat juga peduli akan keselamatannya sendiri, dan lebih mentaati peraturan lalu lintas,” pungkas mantan Kapolsek Cinangka tersebut. (*)

Settia