Settia

Pejabat Pemkot Cilegon Akan Jadi Tersangka Kasus Korupsi Tukar Guling Tanah Bengkok?

BERBAGI

CILEGON, BCO – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Cilegon telah memeriksa sebanyak 16 orang saksi dalam kasus dugaan korupsi atau gratifikasi pemanfaatan lahan bengkok yang sebelumnya milik Pemkot Cilegon namun saat ini digunakan oleh PT Sidomulyo Selaras.

Tanah bengkok yang berlokasi di Kelurahan Kedaleman, Kecamatan Cibeber itu, diketahui telah ditukar guling dengan lahan milik PT Sidomulyo Selaras pada Tahun 2013 lalu.

Melalui keterangan para saksi, Kejari Cilegon mengaku sudah mengantongi nama calon tersangka. Sebab tukar guling lahan bengkok yang saat ini dikelola oleh PT Sidomulyo Selaras itu, diduga telah terjadi praktik gratifikasi oleh pihak terkait, dengan temuan kerugian negara mencapai Rp 900 juta.

“Sejauh ini sudah memeriksa 16 orang saksi, Kejaksaan Negeri Kota Cilegon sudah menemukan titik terang dan mengerucut ke arah calon tersangka,” kata Ketua Tim Penyidik Kejari Cilegon, Putri Ayu, Senin 21 Desember 2015.

Namun saat ditanya lebih lanjut terkait identitas calon tersangka dalam kasus itu, Putri Ayu masih belum mau membukanya kepada wartawan. Penyidik itu beralasan masih menunggu intruksi dari Kepala Kejari Cilegon untuk menjelaskan lebih detail terkait kasus ini.

Settia

“Nanti kita beritahu. Biar Kepala Kejari yang menyampaikan siapa calon tersangka dan termasuk pasal apa yang akan dikenakan. Tapi yang jelas ini masuk dalam undang-undang tindak pidana korupsi,” kata Putri Ayu, seraya berjanji akan menyampaikan informasi kasus ini secara transparan.

Sementara itu diketahui, Senin siang tadi, penyidik Kejari Cilegon juga telah memeriksa Sekretaris Daerah Pemkot Cilegon Abdul Hakim Lubis untuk mengungkap kasus tersebut. Lubis sendiri hadir didampingi oleh Tunggul Fernando, mantan Kabag Perlengkapan Pemkot Cilegon. (*)