Settia

Pemkot Cilegon Diminta Membuat Perda tentang Proteksi Tenaga Kerja SDM Lokal

BERBAGI

CILEGON, BCO – Angka pengangguran di Kota Cilegon menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) mencapai 12%, hal tersebut belum ditambah dengan kelulusan baru pada tahun 2016 ini, berdasarkan hal tersebut, Solidaritas Masyarakat Kubangsari (SIMAK) mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawasi penerimaan tenaga kerja yang dilakukan oleh setiap perusahaan yang ada di Kota Cilegon.

Settia

“Cilegon ini kan kota industri, ada ratusan perusahaan di Cilegon, tapi yang sangat disayangkan adalah jumlah angka pengangguran di Kota Cilegon di atas rata-rata kabupaten/kota di Provinsi Banten. Harus ada gerakan massif dalam pengawasan, agar tidak ada lagi kecurangan rekrutmen dari industri yang tidak mengutamakan SDM lokal,” ujar Nurul Azhar, sekretaris SIMAK kepada BCO melalui telepon genggamnya, Senin 16 Mei 2016.

Menurut Nurul, selain harus ada gerakan yang massif dilakukan oleh seluruh elemen masyarakat, hal ini juga perlu didukung oleh kebijakan Pemerintah Kota Cilegon dan DPRD Kota Cilegon.

Pemkot Cilegon diharapkan membuat sebuah Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur dan memproteksi agar industri mengutamakan SDM lokal dalam penyerapan tenaga kerja.

“Pemerintah dalam menyikapi hal ini harus segera mengambil keputusan yang tegas agar tidak lagi ada perusahaan di Cilegon yang sembunyi-sembunyi dalam melakukan rekrutmen tenaga kerja seperti yang sudah dilakukan oleh Krakatau Steel,” ujarnya.

“Bahkan bila perlu dibuat Perda yang mengatur perusahaan untuk mengutamakan orang pribumi dalam perekrutannya,” tegas Nurul. (*)