Settia

Program PATEN Dinilai Berhasil, Pemprov NTB Belajar ke Kecamatan Citangkil

BERBAGI

CILEGON, BCO – Pelaksanaan Program Pelayanan Adminitrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) di Kecamatan Citangkil dinilai berhasil dalam pelaksanaanya. Atas dasar itulah sejumlah pejabat asal Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan sutdi banding terkait PATEN ke Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, Banten, Jumat 21 Mei 2015.

Menurut Kepala Bagian Otonomi Daerah Provinsi NTB Muhamad Ansar Basri, dengan diadakannya agenda studi banding tersebut diharapkan mampu mendongkrak peningkatan pelayanan PATEN di daerahnya yang saat ini belum berjalan maksimal.

Settia

“Kami hendak mengadopsi sistem pelayanan seperti apa di sini sebab di sini PATEN sudah memenuhi syarat. Semenatara kita belum maksimal karena kita lihat pemahaman tentang pelayanan belum sepenuhnya dimengerti oleh pihak terkait, utamanya di setiap kabupaten. Padahal pelimpahan kewenangan sudah diberikan oleh pemrov,” kata Ansar, kepada Berita Cilegon Online (BCO) di halaman kantor Kecamatan Citangkil.

Menurut Basri, pelimpahan wewenang terkait PATEN di NTB memang sudah dijalankan tahun lalu dan camat menjadi pemberi wewenang dalam pelaksanaannya. Akan tetapi selain pemahaman dan kendala biaya, menurut Basri, juga merupakan hal yang harus diselesaikan jika hendak menyukseskan program PATEN di sana.

“Agenda ini juga menjadi semacam stretching, jadi mereka diberi pengetahuan bagaimana pelaksanaan terbaiknya. Sebab dalam PATEN sendiri, pelayanan dituntut cepat dan murah bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Camat Citangkil Joko Purwanto mengatakan, pada intinya program PATEN program nasional yang diterapkan di seluruh Indonesia dan sebagian besar pemerintah daerah sudah melaksanakannya.

”Mungkin di NTB belum maksimal, sehingga ingin mempelajari sesuai SOP (standar operasional), pelaksanaannya seperti apa, dan petugasnya siapa saja agar bisa diterapkan di sana. Tetapi pembiayaan juga mungkin menjadi kendala, sebab kalau di Cilegon ini Alhamdulillah mencukupi maka dari itu kita bisa menjalankannya,” kata Joko. (*)