Settia

Proyek Sport Center Cilegon Diduga Mangkrak dan Tidak Transparan

BERBAGI

CILEGON, BCO – Pembangunan Sport Center yang berlokasi di Link Seruni Kelurahan Kedaleman, Kecamatan Cibeber, yang terdiri dari berbagai paket proyek ini, diduga ada paket proyek yang terindikasi mangkrak.

Selain itu, pantauan BCO di lapangan, salah satu paket pekerjaan pematangan lahan untuk akses ke Sport Center yang menurut papan informasi proyek seharusnya selesai pada tanggal 21 Desember 2016, namun hingga kini masih tampak belum selesai dan dalam proses pengerjaan.

Sedangkan proyek lainnya senilai puluhan miliar yakni paket pembangunan Tribun Barat yang lokasinya tertutup pagar keliling, tidak bisa diakses oleh wartawan dan juga elemen masyarakat yang mencoba melakukan kontrol.

Seperti LSM Forpakci (Forum Pemuda Karya Cilegon) saat coba melakukan kontrol justru mendapatkan intimidasi dan tindakan kekerasan dari petugas keamanan proyek.

“Tadi saya coba masuk lokasi proyek, awalnya security bilang sudah tidak ada kegiatan PHO (Pemeriksaan Hasil Opname), tapi saya lihat masih ada aktivitas pekerja dan alat berat, saat saya coba masuk justru security malah marah-marah mengusir saya dan menutup pintu pagar proyek,” ungkap Ketua Forpakci Iman Khadafi, kepada BCO, kemarin.

Iman juga menirukan kata-kata security saat marah-marah dengan bahasa Jawa Cilegon.

“Diwarahe gati amat, ore weruh ane wong lagi paleng, wis merane geu, (sambil menutup pintu pagar proyek),” imbuh Iman.

“Jelas ini sudah melanggar Undang-undang Transparansi Publik dengan menutup-nutupi kegiatan pembangunan yang sumber anggarannya dari APBD dan APBN,” kata Iman tegas.

Sementara saat wartawan BCO mencoba melakukan pemantauan, tampak pagar proyek sudah tertutup keliling dengan pintu tertutup rapat. Tidak menyerah, tim BCO berusaha naik ke atas pohon yang ada di belakang lokasi proyek yang aksesnya dari proyek pematangan lahan.

Settia

Pengamatan BCO, proyek Tribun Barat yang sudah habis batas waktu pelaksanaannya, ternyata masih tampak ada aktivitas alat berat dan kegiatan pekerja yang ada di dalam proyek. (*)