Settia

Rabu Besok Masyarakat Akan Demo PT KS, Menuntut Mujiono Katam Dipecat

BERBAGI

CILEGON, BCO – Rabu besok 4 Mei 2016, sejumlah elemen masyarakat dikomandoi oleh Persatuan Perjuangan Masyarakat Cilegon (PPMC), akan menggelar aksi unjukrasa, terkait dengan adanya kebijakan rekrutmen tenaga kerja PT Krakatau Steel (PT KS) dari luar Provinsi Banten, khususnya setelah beredarnya surat yang ditujukan kepada SMKN 7 Semarang, Jawa Tengah.

Salah satu yang menjadi tuntutan dalam demonstrasi besok, yakni desakan agar dilakukan pemecatan terhadap General Manager HC Planning & Development PT KS, Mujiono Katam.

Mujiono Katam dinilai orang yang paling bertanggung jawab atas kebijakan rekrutmen pabrik baja tersebut, yang lebih mengutamakan SDM dari luar Banten, ketimbang SDM lokal Cilegon. Pasalnya, Mujiono Katam lah pejabat yang menandatangi surat rekrutmen yang ditujukan ke SMKN 7 Semarang, kemudian tersebar luas di media sosial sehingga membuat polemik di masyarakat.

Tuntutan pemecatan Mujiono itu akan disampaikan bersama sejumlah tuntutan lainnya pada unjukrasa yang akan digelar di gedung Pusdiklat PT KS, sekitar Pukul 09.00 WIB, besok.

Settia

Adapun tuntutan lainnya yakni, rekrutmen pegawai PT KS untuk tingkat pendidikan SLTA/sederajat, harus diisi oleh 100% SDM lokal Cilegon dan Banten.

“Rekrutmen 100% harus SDM lokal, dan ini diberlakukan kepada seluruh anak perusahaan KS Grup dan perusahaan yg berafiliasi dengan KS seperti Krakatau Posco, Osaka Steel, Krakatau Nippon Steel, dan lainnya,” ujar Isbatullah Alibasja, Koordinator Presidium PPMC.

Selain itu, PPMC juga menuntut PT KS Grup menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk program peningkatan SDM lokal guna menghapus pengangguran di Cilegon.

“Hal ini sejalan dengan keinginan Walikota Cilegon yang meminta seluruh industri untuk bersama-sama mengurangi angka pengangguran,” tegas Isbat.

Selain PPMC, tuntutan serupa juga diungkapkan sejumlah elemen masyarakat Cilegon yang sempat mendatangi manajemen PT KS pada Senin kemarin 2 Mei 2016.

“Ini sudah kesekian kalinya ada oknum dari PT KS yang tidak memprioritaskan SDM lokal terutama Cilegon dalam perekrutan karyawan, dan yang paling bertanggungjawab adalah Mujiono Katam selaku GM di PT KS. Dia sudah tidak becus dalam melakukan rekrutmen, dia harus segera di pecat dari jabatannya dari PT KS,” ujar Ketua LSM Gapura Banten, Husen Saidan.

Aktivis dari LKBH FPP Kota Cilegon, Juli Tresno Ajie, juga menginginkan Mujiono Katam dipecat dari jabatannya sebagai GM HC Planning & Development PT KS.

Menurut Juli, langkah dan kebijakan yang dilakukan oleh Mujiono Katam ini yang menyulut konflik besar di masyarakat Kota Cilegon.

“Berbicara skill, emang adik-adik kita di SMK Cilegon tidak punya skill? Kebijakan yang dilakukan oknum KS ini sudah sangat salah, Mujiono Katam itu harus dipecat dari jabatannya, atau kedepan nanti akan lebih menyulut konflik di masyarakat Cilegon,” tegas Juli. (*)