Settia

Ratus Buruh Demo di Kantor Walikota, Soal UMSK dan Union Busting

BERBAGI

CILEGON, BCO – Ratusan buruh yang tergabung dari delapan serikat pekerja yang ada di Kota Cilegon menggelar aksi demo di depan kantor Walikota Cilegon, Selasa 4 April 2017.

Dalam aksi demonya tersebut, ratusan buruh menyoal terkait upah minimum sektoral kerja (UMSK) yang tidak dilaksanakan oleh para pengusaha dan adanya dugaan union busting atau pemberhangusan serikat kerja yang dilakukan oleh perusahaan.

Settia

Dalam orasinya, Muhari dari FSP-KEP menyampaikan tuntutan para buruh kepada Pemerintah Kota Cilegon dan aparat penegak hukum untuk segera menindaklanjuti sejumlah pelanggaran yang dilakukan oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) yang juga belum merealisasikan UMSK di Kota Cilegon.

“Kita menuntut kepada pihak pengusaha untuk segera berlakukan UMSK sesuai dengan SK gubernur yang telah ditandatangani pada 2016 lalu, kedua agar para penyidik dan penegak hukum agar menindak tegak kepada perusahaan yang tidak membayar UMSK sesuai SK gubernur tersebut, ketiga adanya (dugaan) union busting atau pemberhangusan serikat kerja oleh perusahaan, setiap perusahaan melakukan union busting,” katanya.

Muhari juga menegaskan, pihaknya akan melakukan aksi yang lebih besar lagi jika tuntutan kali ini tidak diakomodir dan dipenuhi oleh pihak perusahaan.

“Ketika kita diakomodir, engga perlu turun ke jalan. Berbagai upaya sudah kita lakukan, melaporkan ke dinas tenaga kerja sudah, melaporkan kepada pengawas sudah, mediasi dengan perusahaan engga kurang-kurang, ini adalah jalan terakhir dengan turun ke jalan. Tapi kita buruh Cilegon masih baik ke pemerintah, ini hanya perwakilan saja,” ujarnya. (*)