Settia

Ruang Perawatan Kelas 3 Dibilang Penuh, RSUD Cilegon Bohongi Pasien BPJS

BERBAGI

CILEGON, BCO – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Cilegon memberikan perlakuan tidak menyenangkan terhadap pasien miskin atau pengguna BPJS Kelas 3 yang digratiskan oleh pemerintah. Pasien miskin seperti banyak terjadi di berbagai tempat, kerap tidak mendapatkan pelayanan yang baik oleh para petugas medis di RSUD Kota Cilegon.

Wartawan BCO mendapati kasus tersebut saat mengunjungi rumah sakit milik Pemkot Cilegon setelah mendapatkan laporan dari salah seorang keluarga pasien.

Muksodah warga Kecamatan Purwakarta, menyebutkan bahwa petugas Rumah Sakit telah memberikan pernyataan kebohongan. Berdasarkan informasi dari petugas rumah sakit, ruang rawat inap Nusa Indah yang dikhususkan untuk perawatan pasien BPJS Kelas 3 yang digratiskan pemerintah, dalam kondisi penuh hingga Jumat 11 November 2016.

Padahal setelah dilihat langsung oleh wartawan, terdapat 2 kamar kosong. Setiap kamar terdapat 6 ranjang pasien. Kamar nomor 6 baru terisi 2 pasien, bahkan pada kamar nomor 5 seluruh ranjang kosong.

Settia

“Ibu saya ditahan di ruang UGD katanya kamar penuh dari malam Jumat sampai Jumat sore. Saya kan capek berdiri terus menunggu orang tua yang lagi sakit. Terus di ruang UGD kan tidak nyaman. Setelah saya protes, akhirnya Jumat sore baru bisa pindah ke kamar,” kata Muksodah.

Sementara itu, Direktur RSUD Cilegon Zaenoel Arifin, saat dihubungi wartawan melalui saluran telepon tidak menjawab panggilan. (*)