Settia

Sanksi PSSI Cilegon: Pembatalan Final, dan Tim dari Kecamatan Citangkil Dicoret Ikut Walikota Cup 2016 Tingkat Kota Cilegon

BERBAGI

CILEGON, BCO – Pasca insiden pemukulan wasit pada kompetisi Walikota Cilegon Cup 2016 di Kecamatan Citangkil, Jumat sore kemarin, Asosiasi Kota (Askot) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kota Cilegon memberi hukuman tegas yakni mendiskualifikasi penyelenggaraan di Kecamatan Citangkil, dan mencoret perwakilan dari Kecamatan Citangkil untuk ajang yang sama di tingkat Kota Cilegon.

Settia

Kepala Bidang Kompetisi Askot PSSI Kota Cilegon, Ujang Sumantri, mengaku sangat kecewa dengan insiden tersebut. Akibat insiden tersebut, perhelatan Walikota Cup 2016 di Kecamatan Citangkil dibubarkan hanya berlangsung sampai babak 4 besar.

Diketahui Ujang bahwa aktor keributan tersebut salah satunya adalah panitia dan pemain itu sendiri.

“Ini sudah tidak sesuai dengan fairplay lagi. Erlang, pelaku pemukulan itu jabatannya panitia koordinator keamanan juga, eh malah dia yang bikin keributan,” ungkap Ujang.

Dipastikannya, seluruh tim kesebelasan di Kecamatan Citangkil didiskualifikasi, dan tidak ada perwakilan yang maju ke tingkat Kota Cilegon.

“Saya pastikan, Walikota Cup di Citangkil cukup sampai saat ini saja,” kata Ujang tegas.

Diketahui, pertandingan final Walikota Cup di Kecamatan Citangkil semestinya akan dilaksanakan pada Sabtu sore ini, 27 Maret 2016. Namun akhirnya dibatalkan akibat insiden tersebut.

Padahal rencananya saat final nanti akan dihadiri langsung Ketua PSSI Cilegon yang juga Wakil Walikota Cilegon, Edi Ariadi. Bahkan undangan final sebelumnya sudah disebar ke berbagai pihak, sehingga panitia akan kembali menyebarkan surat pemberitahuan pembatalan pertandingan final tersebut. (*)