Settia

SDN Sumampir Terbakar Akibat Obat Nyamuk, Penjaga Sekolah Tewas

BERBAGI

CLEGON, BCO – Kebakaran terjadi menghanguskan ruang tempat tinggal penjaga sekolah dan gedung SDN Sumampir, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon, Senin dinihari, 19 Oktober 2015. Akibatnya, seorang penjaga sekolah bernama Ibrahim (Opung) 56 tahun tewas dan 2 korban lainnya yaitu anak dan istrinya mengalami luka-luka.

Ketua Komite SDN Sumampir Maksum mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 02.00 WiB yang disebabkan oleh obat nyamuk bakar.

“Kebakaran terjadi disebabkan obat nyamuk yang terkena karpet atau kasur lantai. Setelah api membesar, kemudian memicu meledaknya tabung gas,” kata Maksum.

Kepala Kantor Damkar Habibi Al-Farizi mengatakan, pihaknya menurunkan 2 unit mobil pemadam kebakaran dengan 8 personel.

“Berdasarkan keterangan, penyebab kebakaran adalah obat nyamuk bakar. Api bisa dijinakkan selama 30 menit. Korban meninggal dengan luka di pelipis,” kata Habib.

Akibat kebakaran tersebut, satu ruang tempat tinggal penjaga sekolah, kantin, dan 1 ruang kelas hangus terbakar.

Jenazah korban disemayamkan di ruang perpustakaan dan dikuburkan di pemakaman umum Sumampir. Aktivitas belajar SDN Sumampir pada hari ini diliburkan. (*)

Settia