Settia

Sosialisasi Pembangunan di Jombang, Camat Klaim Pembangunan 2016 di Wilayahnya 90%

BERBAGI

CILEGON, BCO – Sosialisasi pembangunan (Sospem) Kota Cilegon hari ini dilaksanakan di Wilayah Lingkungan Blok C, Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang, Selasa 1 November 2016.

Dalam sospem Kota Cilegon tersebut, Camat Jombang, Agus Ariyadi mengaku telah menyelesaikan 90% proses pembangunan tahun 2016 di wilayahnya sesuai dengan yang telah direncanakan dari bawah mulai tingkat RT/RW melalui Musrembang kelurahan, Musrembang kecamatan, yang kemudian disampaikan ke Musrembang tingkat Kota Cilegon.

“Yang pasti semua sudah berjalan sesuai dengan perencanaan yang kita susun dari bawah. Semua rasanya sudah step by step kita lakukan, semua yang diinginkan masyarakat. Sosialisasi (Sospem Kota Cilegon) ini adalah tatap muka untuk program berikutnya pada 2017 nanti, jikalau memang ada yang belum tersentuh,” Kata Agus saat diwawancara usai acara berlangsung.

Settia

Agus juga berharap agar masyarakat selalu mendukung semua program pemerintah terutama dalam rencana pembangunan yang akan dilaksanakan oleh Pemkot Cilegon dalam 5 tahun ke depan dan memberikan masukan kepada pemerintah agar dapat melakukan proses pembangunan yang masih dirasa kurang untuk masyarakat.

“Saya tidak bosan untuk memohon doa dan dukungan. Di Samping banyaknya kesuksesan yang sudah dicapai, pasti ada kekurangan yang belum dapat kita penuhi. Jadi kami harapkan kekurangan itu disampaikan sehingga kita bisa introspeksi diri dan kita bisa melakukan satu proses pembangunan kira-kira apa yang masih kurang,” ujar Agus.

Sementara itu, Walikota Cilegon, Dr Tb Iman Ariyadi menjelaskan semua rencana pembangunan Pemerintah Kota Cilegon selama 5 tahun ke depan sesuai dengan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) untuk masyarakat Kota Cilegon baik berupa sarana maupun infrastruktur yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Jadi agenda pembangunan selama kurun waktu 5 tahun dan yang akan dilaksanakan pada tahun ini 2017 secara bertahap masyarakat bisa tahu. Perkembangan pembangunan itu masyarakat bisa merekam secara langsung potretnya, tapi itu kan bukan harga mati. Jadi kalau masyarakat sesuai RPJMD mengusulkan beberapa agenda yang dianggap penting dan mendesak, itu kan bisa masuk dalam rencana kerja pemerintah tahunan, semua akan dilakukan bertahap lah sesuai dengan kemampuan kita,” pungkas Tb Iman. (*)