Settia

SP-KEP Tuntut PT BIL Pekerjakan Kembali Buruh yang di-PHK Sepihak

BERBAGI

CILEGON, BCO – Gelombang aksi buruh terkait persoalan ketenagakerjaan di Kota Cilegon masih terus terjadi. Kali ini, buruh PT Bumimulya Indah Lestari (BIL), menuntut perusahaan yang memproduksi plastik kemasan itu untuk mempekerjakan kembali karyawan yang menurut mereka telah dilakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak.

Tuntutan tersebut terus disuarakan hingga hari ini, karena aksi unjuk rasa yang dilakukan pada Kamis 17 September 2015 itu belum ada titik kesepakatan antara buruh dan manajemen PT BIL yang berkantor di Lingkungan Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon.

Buruh PT BIL dalam Serikat Pekerja Kimia, Energi, dan Pertambangan (SP-KEP) mengaku akan terus memperjuangkan rekan kerjanya yang di-PHK dengan melakukan aksi-aksi lanjutan.

Ketua SP-KEP PT BIL,Ahmad Anis, buruh pabrik yang di PHK sebanyak 15 orang. Dari jumlah itu enam di antaranya adalah pengurus SP-KEP PT.BIL.

“Meski delapan orang yang telah menerima kompesasi PHK, sebesar 2 kali dari ketentuan, akan tetapi tujuh lainnya tetap meminta dipekerjakan kembali atau meminta kompesasi lebih besar dari yang diberikan kepada delapan rekan lainnya,” ujar Anis.

Anis juga mengungkapkan bahwa aksi tersebut akibat manajeman melakukan PHK tanpa adanya koordinasi dengan pihak pengurus serikat dan dilakukan sepihak.

Settia

“Alasannya efisiensi karena kondisi ekonomi yang berimbas kepada perusahaan, seharusnya PHK dilakukan melalui tata aturan yang jelas,” ungkap Anis.

Setelah aksi kemarin, seseorang yang mengaku sebagai Asisten Manager PT BIL Arya Wisnu membantah pihaknya telah melakukan PHK secara sepihak. PHK yang sudah dilakukan, katanya, sudah melalui mekanisme yang benar sesuai ketentuan yang berlaku.

“Tanggal 25 Agustus 2015 kami memberikan surat pemberitahuan yang bersangkutan dan pengurus serikat,” ujar Arya.

Arya juga menjelaskan terkait tuntutan buruh pihaknya akan melakukan perundingan kembali pada pekan depan. (*)