Settia

Warga Cipala Mengeluh, Air Kiriman PDAM Cilegon Tak Layak Konsumsi

BERBAGI

CILEGON, BCO – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Cilegon Mandiri setiap hari mengirimkan bantuan 6 mobil tangki air minum selama musim kemarau. Namun begitu, warga Gunung Cipala, Kelurahan Lebak Gede, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, masih mengeluh, karena selain pasokan kurang memenuhi kebutuhan, tetapi juga tidak layak dikonsumsi.

Settia

Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Pulomerak Oman Fathurohman mengatakan, masalah kekeringan sudah menjadi biasa bagi warga yang tinggal di pegunungan Kecamatan Pulomerak. Kata Oman, warga seringkali menjalin komunikasi langsung dengan pihak PDAM Cilegon Mandiri dan Relawan PMI Kota Cilegon dalam mengatasi masalah ini.

“Selain pasokan kurang, kondisi air yang dikirim dalam tangki memang tidak layak konsumsi. Ada rasa baunya. Tidak enak jika buat air minum. Jadi warga tetap saja tiap pagi mengatre di sumber air untuk kebutuhan konsumsi,” kata Oman kepada Berita Cilegon Online (BCO), belum lama ini.

Kekeringan, masih kata Oman, sudah dialami warga di pegunungan Pulomerak sejak awal Ramadhan atau pada Juli lalu. Namun, Pemkot Cilegon sudah siap siaga menyediakan air bersih selama musim kemarau.

“Hingga saat ini masalah kebutuhan air minum masih menjadi tantangan bagi kami untuk mencari solusinya. Baik dengan sekanario pemasangan pipa yang dialirkan dari bawah ke atas, sampai pembuatan tandon penampung air,” kata Oman.

Meskipun warga tidak bisa memanfaatkan air kiriman, untuk mengatasi masalah krisis air, warga Cipala masih dapat memanfaatkan sumber air meskipun harus mengantre. Bahkan, dengan mudahnya akses jalan, warga yang memiliki kendaraan sudah terbiasa turun gunung untuk membeli air isi ulang. (*)