Settia

Warga Korban Gusuran di Cikuasa Pantai Akan Tuntut Walikota Cilegon Melalui Jalur Hukum

BERBAGI

CILEGON, BCO – Warga Lingkungan Cikuasa Pantai dan Kramat Raya, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon akan melaporkan dan menuntut Walikota Cilegon ke ranah hukum.

Walikota Cilegon Tb Iman Ariyadi akan diadukan ke Kejaksaan Tinggi, terkait kebijakannya yang menyengsarakan rakyatnya itu.

Diketahui, Pemkot Cilegon atas instruksi walikota telah menggusur lebih dari 200 bangunan rumah warga yang menempati lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI), Senin 8 Agustus 2016.

Kuasa hukum warga, Evy Shofawi Hayz mengatakan, warga tidak terima dengan tindakan semena-mena penggusuran atas perintah Walikota Cilegon itu. Terlebih, tidak ada ganti rugi dan juga relokasi yang disediakan Pemkot Cilegon untuk warga korban gusuran.

“Tindakan yang dilakukan pemerintah sudah semena-mena, kami akan perjuangkan hingga ke Kejaksaan Tinggi. Walikota harus dipenjara atas perbuatan semena-menanya,” kata Evy yang juga hadir di tengah proses penggusuran di Cikuasa Pantai, Senin 8 Agustus 2016.

Sementara, Walikota Cilegon Tb Iman Ariyadi saat itu hanya menyaksikan pembongkaran dari Markas Polisi Militer Lanal Banten yang berjarak tidak jauh dari lokasi. Ia mengatakan pihaknya akan tetap meratakan semua bangunan liar tersebut. Ditargetkan pada hari ini bangunan milik warga sudah selesai digusur seluruhnya.

Settia

“Silahkan saja jika mau menempuh jalur hukum. Penggusuran harus tetap dilaksanakan. Rencananya akan difungsikan sebagai taman atau ruang terbuka hijau,” tegas Iman. (*)