Settia

Waspada, Uang “Gagal Cetak” Beredar di Banten

BERBAGI

SERANG – Kepala Kantor Perwakilan (Kanwil) Bank Indonesia (BI) Banten, Budiharto Setyawan menyatakan bahwa uang gagal cetak/reject pecahan Rp100 ribuan yang beredar di Bank Jabar Banten (BJB) merupakan uang asli namun barang reject.

“Karena hingga saat ini kami belum memiliki kantor kas khusus, jadi kami masih menumpang di Bank BJB Khusus Banten untuk melakukan transaksi, nukar uang yang lecek ke uang yang baru,” kata Kepala Kanwil BI Banten, Budiharto Setyawan, Senin 4 Januari 2015.

Settia

Dirinya pun terkejut dengan kasus temuan uang reject yang beredar di BJB Banten karena bisa merugikan masyarakat umum konsumen perbankan.

“Seharusnya, uang gagal cetak ini jangan sampai beredar di sini. Dan seharusnya perlu ketelitian agar tidak merugikan orang banyak,” tegasnya.

Sebelumnya sempat diberitakan salah seorang warga bernama Ari Supriadi mendapati uang reject pecahan Rp 100 ribuan bernomor seri UBU938888 di kantor cabang BJB Pandeglang pada Selasa pekan lalu, 30 Desember 2015.

Jika dilihat dari fisik, dimensi uang itu sedikit lebih lebar dari ukuran normal. Di sebelah kanan atau sisi kanan dan bawah foto Bung Karno, nampak bahan kertas melebihi sekitar 2,5 centimeter ke bawah dan 2 centimeter ke bagian samping. (*)

 

Sumber: Rimanews.com