Settia

Bappeda Cilegon Dorong OPD Berinovasi Dalam Pelayanan Publik

BERBAGI

ANYER, BCO – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Cilegon melakukan sosialisasi dan penyuluhan proposal inovasi, kepada puluhan sub bidang dalam Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bekerja di Lingkungan Pemerintahan Kota Cilegon. Rabu, 30 Oktober 2019.

Puluhan Sub Bidang OPD Pemkot Cilegon Ikuti Sosialisasi dan Penyuluhan Inovasi Bappeda Cilegon/Foto: Adji

Sosialisasi tersebut merupakan dorongan terhadap OPD untuk berinovasi dalam memberikan pelayanan publik, guna mengefektifkan maupun efisiensi program pelaksanaan kinerja pada setiap dinas di Lingkungan Pemerintahan Kota Cilegon. “Perlu dilakukan inovasi-inovasi supaya lebih baik pelayanan terhadap masyarakatnya. Semuanya kita dorong untuk berinovasi, termasuk bappeda juga,” ucap Kepala Bappeda Kota Cilegon Maman Mauludin, saat ditemui usai melakukan kegiatan Sosialisasi Dan Penyuluhan Inovasi di Hotel Jayakarta, Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang.

Ditempat yang sama, Kepala Penelitian dan Pengembangan Bappeda Cilegon Dendi menjelaskan. Kegiatan tersebut dilakukan untuk inventarisasi seberapa efektif dan efisiensinya sebuah program. Baik dari segi waktu, biaya, maupun sumber daya manusianya. Sehingga nantinya bisa memberikan timbal balik yang positif untuk suatu daerah. “Bisa dibayangkan kalau misalnya dari segi biaya, penggunaan tekhnologi pasti lebih murah dibandingkan manual. Atau dari segi sdm, tentu sedikit kita menggunakan sdm apabila kita sudah menggunakan tekhnologi inovasi seperti itu terutama kepada pelayanan-pelayanan publik,” ucapnya.

Menurut Dendi, saat ini inovasi menjadi perhatian khusus dari pemerintah pusat yang harus diterapkan diseluruh opd maupun di kementerian. Dengan program inovasi tersebut, daerah akan diberikan penghargaan berupa Dana Insentif Daerah yang nantinya digunakan untuk menunjang program inovasi tersebut. “Dengan adanya inovasi ini, kita bisa mendapatkan dana insentif daerah itulah yang diberikan pemerintah pusat sebagai penghargaan adanya inovasi itu,” katanya.

Settia

Dalam kegiatan yang dihadiri 38 Kepala Sub Bidang Opd tersebut, Bappeda turut menghadirkan narasumber yang mengetahui dan memberikan paparannya dalam menciptakan inovasi baru yang nantinya akan dilombakan dengan persyaratan yang ditentukan oleh pemerintah pusat. []