Settia

Kawanan Bajing Loncat Yang Viral di Media Sosial Diringkus Polisi, Pelakunya Orang Ciwandan

BERBAGI
Kawanan Bajing loncat saat memperagakan aksinya dihadapan polisi/Foto: Adji

CILEGON, BCO – Usai sudah ‘petualangan’ 7 orang pelaku pencurian muatan truk atau yang biasa dikenal dengan nama bajing loncat. Komplotan yang sempat viral dan menghebohkan jagat maya warga Cilegon ini akhirnya dibekuk Kepolisian Resort Cilegon. Berbekal rekaman video yang viral tersebut, para pelaku yang diketahui warga Ciwandan ini diringkus aparat kepolisian melalui Satuan Resses Kriminal (Satreskrim) di Kawasan Industri Krakatau Steel sesaat setelah para pelaku ini melancarkan aksinya.

Dari tangan para pelaku yang masing – masing berinisial SH, R, IKM, AW, AS, S, dan R. polisi mengamankan 4 unit sepeda motor matic, yang untuk membawa kabur barang curiannya beserta 5 karung Gandum dan Jagung.

Menurut pengakuan salah satu tersangka, dirinya sudah hampir 2 tahun melakukan aksi kejahatan tersebut dan mengaku hasil curian dijual kepada pengepul dengan harga Rp. 3000 per kilogramnya.

“Muatan yang sering diambil gandum sama jagung, dijual ke pengepul dengan harga 3 ribu per kilonya. Uangnya buat beli rokok buat ngopi juga,” ujar SH saat dimintai keterangan usai mengikuti Press Release yang dilakukan di Mapolres Cilegon, Jumat 28 Juni 2019.

Sementara Kapolres Cilegon mengungkapkan, modus para pelaku tersebut yaitu dengan mengintai truk yang sedang melambat lalu mulai melncarkan aksinya.

“Jadi modusnya ada yang pada saat truk ini melambat mereka kemudian naik ke bagian belakang truk dan mengambil bahan-bahan komoditi tersebut. Ada juga pada saat truk berjalanan mereka menggunakan sepeda motor,” Kata AKBP Rizki Agung Prakoso.

“Ini juga kita kembangkan kepada para penadah yang selama ini membeli barang hasil dari aksi pencurian ini,” tambahnya.

Dari ketujuh pelaku ini, tiga orang di antaranya diketahui masih berstatus di bawah umur. Akibat perbuatannya tersebut, kawanan bajing loncat ini diancam dengan pasal 363 KUHP dengan pidana penjara 7 tahun. []

Settia