Settia

Pasar Kranggot Direvitalisasi, Lahan Parkir Dioptimalkan

BERBAGI
Bekas lapak pedagang di Pasar Kranggot dibersihkan oleh petugas/Foto: Adji

CILEGON, BCO – Dalam rangka menciptakan kondisi pasar yang nyaman dan bebas kemacetan, Pemerintah Kota Cilegon melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan melakukan pembersihan di area bekas pedagang kaki lima yang mendirikan lapak untuk berjualan di Pasar Kranggot, Kota Cilegon. Senin, 19 Agustus 2019.

Pembersihan tersebut dilakukan guna mengoptimalkan lahan untuk terminal kendaraan umum, baik Angkot maupun kendaraan roda dua untuk konsumen yang hendak berbelanja di pasar ini, sehingga nantinya tidak menimbulkan kemacetan lalu lintas di area pasar.

Sekertaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Cilegon, Bayu Panatagama mengungkapkan, sebelumnya di areal tersebut ada sekitar 250 pedagang liar yang menempati dan mendirikan tempat berdagang, sehingga lahan untuk terminal tidak berjalan optimal, belum lagi persoalan kemacetan dan sampah yang dihasilkan membuat kawasan pasar ini nampak kumuh. “Inikan kawasan untuk terminal bagi konsumen yang akan berbelanja, dan untuk mengoptimalkan sebagaimana fungsinya serta menjalankan amanah pemerintah pusat dan pemerintah daerah, kita sehatkan kembali pasar yang sudah sekian lama kondisinya kumuh,” ujarnya.

Sementara Bayu juga menjelaskan, Disperindag telah menyiapkan lapak lain bagi pedagang yang akan tetap berjualan di Pasar Krangggot, namun hal tersebut tidak digubris oleh para pedagang. “Padahal kita sudah siapkan tempat, hanya dengan membayar retribusi Rp. 1.500 rupiah per hari dan pajak 250 ribu rupiah saja per tahun, kalau mereka menempati disini kan salah karena bukan kawasannya, lalu ke pendapatan daerah juga tidak ada,” jelasnya.

Ia juga mengaku, saat penertiban berlangsung pihaknya sempat mendapat penolakan dari pedagang liar ini. Namun hal tersebut berlangsung kondusif. “Penolakan ada, cuma kondusiflah karena kita sesuai protap, kita berikan beberapa kali peringatan ke pedagang,”

Disisi lain, langkah pemerintah melakukan revitalisasi ini juga mendapat respon baik dari pedagang pasar lain maupun konsumen.

Bayu berharap, setelah dilakukan revitalisasi ini kondisi pasar akan jauh lebih baik lagi dan pedagang yang telah resmi memiliki lapak sendiri tidak merasa dirugikan akibat pedagang liar yang berjualan tidak pada tempatnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Cilegon mengaku akan segera mengoptimalkan lahan yang pernah digunakan pedagang liar di pasar ini, selain itu juga pihak Dishub Cilegon akan menyiagakan petugas selama 24 jam guna melakukan kontrol ditempat tersebut. “Intinya kita ingin mengoptimalkan tempat ini sebagaimana peruntukannya, dan kita juga akan menata tempat ini, serta menyiagakan petugas 24 jam untuk melakukan kontrol, muali besoklah kita efektifkan” kata Andi Affandi.

Sebagai bentuk sosialisasi, Andi mengaku tidak akan memberlakukan pungutan untuk parkir kendaraan. Diketahui kegiatan revitalisasi ini dilakukan oleh beberapa dinas. Diantaranya Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Cilegon, Dinas Satpol PP Kota Cilegon, Dinas Perhubungan Kota Cilegon, dan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Cilegon. []

 

Settia