RPB Bersama PT KBS Latih Ratusan Anak di Lingkungan Industri Berbahasa Inggris

BERBAGI

BCO TV – Rumah Peradaban Banten (RPB) bersama PT. Krakatau bandar Samudera (KBS) mengajar bersama di saung Peradaban pada Minggu 8 April 2018 kemarin.BCO TV – Rumah Peradaban Banten (RPB) bersama PT. Krakatau bandar Samudera (KBS) mengajar bersama di saung Peradaban pada Minggu 8 April 2018 kemarin.

Acara yang bertajuk Bakti Kami Pada Negeri, Dari Banten untuk Tanah Air, Mengajar Bersama tersebut dimulai pukul 08.00 Wib hingga selesai. Kelas mengajar bahasa inggris ini rutin digelar dan di gratiskan. Sudah berjalan tiga tahun, selain swadaya, dalam setiap kegiatannya RPB kerap mensinkronkan program nya dengan program industri yang ada di sekitar.

Pagi ini RPB kedatangan tamu dari KBS. Beberapa perwakilan management dari KBS turut berbaur dalam proses mengajar. Selain itu juga KBS membagi-bagikan ratusan paket buku dan snack kepada seluruh murid.

“Ini merupakan langkah baik yang strategis. KBS kerap ‘blusukan’ di kampung-kampung. Pola komunikasi yang dibangun antara masyarakat dan industri tidak lagi kaku. Berharap ini ditiru dan diikut oleh seluruh industri yang ada. Terlebih Krakatau Steel sebagai induk dan pelopor industri di Banten, serta anak-anak perusahaan KS lainnya,” ujar Fahmi Founder RPB.

Fahmi juga menambahkan, dengan langsung masuk ke jantung masyarakat, industri juga jadi mengetahui betul kondisi masyarakat sekitarnya, sehingga harapannya industri membawa dampak positifnya. Salah satu tanggung jawab penting bagi industri adalah meningkatkan SDM lokal, karena harapan besarnya adalah bisa memutus mata rantai kemiskinan, dan pengangguran, serta mendongkrak kesejahteraan masyarakat.

Dalam banyak momentum KBS kerap berada di tengah-tengah masyarakat. Kedekatan semacam ini dirasakan betul pada periodesasi kepemimpinan Tonno Sapoetro, yang kebetulan juga merupakan putra terbaik SDM lokal Banten.
Ini merupakan dedikasi serta komitment kami terhadap pengembangan SDM lokal di Banten, dengan terus meningkatkan kemampuan personal sejak dini. Wilayah Banten, terlebih Kota Cilegon memiliki iklim industri yang padat, dengan pemodal Asing. Untuk itu bahasa inggris menjadi perioritas dalam merespon kondisi tersebut.

Sementara itu, Dedi Juanda, Sekper PTKBS yang pada kesempatan ini turut mengajar, Mengapresiasi kegiatan yang di gagas dan di inisiasi oleh RPB. Tuturnya, hal ini bisa menumbuhkan kualitas SDM lokal, harapannya tentu saja dapat membentuk generasi yang dapat berkompetisi, sehingga kelak bisa mengambil alih banyak kepeminpinan perusahan-perusahaan yang ada dicilegon pada khususnya dan Banten pada umumnya.

Sebelumnya ada PT. Krakatau Posco (KP) yang sudah rutin menemani RPB pada setiap minggunya dalam kelas mengajar bahasa inggris yang kini sudah berada di empat titik. Selain KP kami juga dibantu oleh Karang Taruna Kelurahan Samang Raya. []