Settia

Warga Karet Ciwandan Manfaatkan Air Kubangan Untuk Keperluan Sehari-Hari

BERBAGI
Seorang warga tunjukan kondisi air yang keruh/foto:Adji

CIWANDAN, BCO – Kemarau panjang yang melanda beberapa daerah di Tanah Air membuat sebagian masyarakat mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Di Lingkungan Karet, Kelurahan Kepuh, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, misalnya, puluhan warga bahkan harus memanfaatkan bekas kubangan yang dibuat sebagai sumur sebagai tempat penampungan air.

Air sumur yang kondisinya keruh ini dimanfaatkan warga untuk keperluan sehari-hari, seperti mencuci dan mandi.

Sementara untuk keperluan konsumsi, warga harus mengambilnya dari tempat lain dengan jarak lebih jauh sekitar 500 meter, sumur tersebut juga kadang tidak bisa memenuhi kebutuhan masyarakat lantaran jumlah warga yang mengambil tidak sebanding dengan volume air serta pompa air yang rusak.

Selama musim kemarau berlangsung, kampung yang dihuni kurang lebih 35 kepala keluarga ini biasanya pada waktu pagi dan sore hari selalu antre untuk mendapat giliran mandi ataupun mencuci pakaian.

Menurut Ketua Karang Taruna Kepuh, Marhani, kesulitan air bersih yang dialami warga di wilayah perbukitan ini telah berlangsung lama. Meskipun demikian, warga berharap adanya bantuan dari pemerintah setempat untuk mengatasi kesulitan air bersih ini.

“Kalau kondisi seperti ini sudah berlangsung lama di kampung ini, cuma sejauh ini belum ada bantuan dari pemerintah setempat. Sedangkan kebutuhan akan air bersih juga sangat dibutuhkan oleh warga sekitar,” ungkap Marhani saat ditemui BCO Rabu 3 Juli 2019.

Lebih lanjut, Marhani juga mengaku khawatir dengan kesehatan warga yang terpaksa menggunakan air keruh tersebut untuk keperluan rumah tangga, terlebih sumur tersebut berdekatan dengan saluran pembuangan.

“Kami terus terang khawatir dengan kesehatan warga yang menggunakan air ini. Dulu pernah kering, tapi sekarang enggak. Saya menduga karena ini dekat dengan pembuangannya sehingga si air menyerap ke tanah dan balik lagi kesini” pungkasnya.

Warga juga berharap pemerintah maupun pelaku industri yang ada di Cilegon bisa membantu masyarakata sekitar untuk mengatasi kesulitan air bersih. []