Rakernas, PB Al-Khairiyah Undang Panglima TNI

BERBAGI

CILEGON, BCO – Pengurus Besar (PB) Al-Khairiyah akan melangsungkan rapat kerja nasional (Rakernas), Sabtu 25 Februari 2017. Rencananya, acara akan dihadiri oleh sejumlah tokoh lokal maupun nasional.

Menurut rencana, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo akan memberikan stadium general untuk para peserta Rakernas dengan tajuk ‘santri Al-Khairiyah mengawal daya saing dan kebangsaan’. Selain menggelar Rakernas, secara bersamaan PB Al-Khairiyah juga akan melakukan pelantikan badan otonom organisasi kemasyarakatan tertua di Banten ini.

Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Al-Khairiyah, Ali Mujahidin mengatakan momentum Rakernas sangat penting untuk merekatkan kembali silaturahmi semua anak cabang lembaga yang didirikan oleh Brigjen K.H Syam’un tersebut.

“Kita ingin membangun kebersamaan dan silaturahmi. Kita ingin maju dan berkembang bersama. Menurut pendataan yang kami lakukan, ada sekitar 630 cabang Al-Khairiyah di Banten. Artinya lembaga itu ada sekolahnya, gurunya, muridnya, perizinannya, dan bukan hanya papan nama doang,” ungkap Ketua PB Al-Khairiyah yang akrab disapa Mumu saat menggelar konferensi pers di kampus Al—Khairiyah Citangkil, Jum’at 24 Februari 2017.

Secara organisasi, Mumu mengatakan, Al-Khairiyah merupakan lembaga yang besar yang akan dijadikan sebuah ormas di tingkat nasional. Sebagai lembaga tertua di Banten, Mumu menegaskan, sikap Al-Khairiyah dalam bingkai kebangsaan sangat jelas, yakni menjunjung kesatuan NKRI.

“Kita berupaya masuk menjadi ormas di tingkat nasional, meski bukan tujuan utama. Sebab bagi kami hal yang penting juga amal bhakti di bidang pendidikan. Kita berharap kampus ini bukan hanya sebagai kebanggan masyarakat Citangkil, Banten bahkan kebanggan Indonesia,” ujarnya. (*)