Umumkan Hasil Tes SMKN 1 Cilegon, Radio Mandiri FM Digruduk Ratusan Warga

BERBAGI

CILEGON, BCO – Pengumuman penerimaan murid baru SMK Negeri 1 Cilegon melalui saluran radio Pemerintah Kota Cilegon mandiri FM dinilai tidak efektif dan tidak transparan.

Akibatnya, ratusan calon murid dan beserta orangtua memenuhi kantor radio yang berada di gedung Cilegon Plaza Mandiri untuk mengetahui hasil pengumuman penerimaan murid baru.

Orangtua calon murid SMKN 1 Cilegon, Wahid mengeluhkan hasil pengumuman tersebut. Pasalnya penyiaran hasil pengumuman penerimaan murid baru justru tidak efektif dan tidak transparan.

“Kenapa pengumuman tidak menggunakan surat atau memasang pengumuman di sekolah, jadi kesannya malah tidak transparan,” kata Wahid.

Selain itu, Wahid juga meminta hasil pengumuman turut mencantumkan nama-nama peserta tes seleksi penerimaan murid baru, sehingga bisa menghindari adanya praktek titipan oleh oknum tertentu.

“Kita juga tidak dikasih tahu nilai hasil lengkap saat seleksi. Transparansinya jadi dipertanyakan. Jangan sampai sekolah negeri ini disalahgunakan dengan oknum tertentu,” kata Wahid.

Penentuan jurusan penerimaan murid baru juga dijadikan keluhan calon murid yang lolos masuk ke SMKN 1 Cilegon. Seperti yang dialami Hendri yang dinyatakan lulus dengan jurusan Megatronika yang tidak sesuai dengan pilihan saat mendaftar.

“Waktu mendaftar diminta memilih 2 jurusan. Saya milih mesin dan elektro. Tapi saya justru diterima dengan jurusan Megatronica (robotpabrik),” kata Hendri.

Kepala SMKN 1 Cilegon Widodo saat dihubungi melalui saluran telpon tidak banyak memberikan keterangan.

“Hari ini memang kita lakukan pengumuman di radio. Itu sudah menjadi kebijakan sekolah. Jadi bisa mendengarkan langsung atau datang ke radio. Lain kali saja kita ngobrol di kantor ya,” kata Widodo seraya menutup saluran telepon.

SMKN 1 Cilegon rupanya menjadi sekolah favorit. Hal tersebut bisa dilihat dari antusias pendaftar mencapai 1.432 orang. Namun sekolah yang memiliki 8 jurusan tersebut hanya menerima 512 orang.

Bagi calon murid yang belum sempat mendengarkan pengumuman lewat saluran radio bisa langsung datang ke kantor Radio Mandiri FM dengan melihat kertas yang dipasang di tembok. (*)